TANAH DATAR — Banjir bandang menerjang Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sebanyak 15 kepala keluarga terdampak dan sempat mengungsi akibat luapan air yang merendam permukiman serta lahan warga.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peristiwa itu dipicu curah hujan berintensitas tinggi di kawasan lereng gunung. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan debit dan volume air secara cepat hingga meluap ke badan jalan, permukiman warga, serta areal persawahan.
Dampak luapan air tersebut meliputi 15 unit rumah warga, 15 hektare lahan pertanian, dan 20 kolam ikan. Sejumlah warga yang rumahnya terendam sempat dievakuasi sementara ke Musala Surau Gadang demi keselamatan selama air bah melintas.
Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar bersama pemerintah nagari setempat langsung melakukan kaji cepat dan penanganan darurat di lapangan. Berdasarkan pembaruan situasi BNPB pada Senin (2/11/2026), genangan air mulai berangsur surut dan petugas mendampingi warga membersihkan endapan lumpur di rumah terdampak.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim. Warga juga diminta menjaga kebersihan saluran drainase agar berfungsi optimal serta terus memantau laporan resmi dari BPBD dan BNPB.
Topik Terkait
Tentang Penulis