UIN Imam Bonjol Padang memperluas jalur internasionalisasi kampus lewat penandatanganan dua dokumen kerja sama strategis pada ajang Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 di ICE BSD, Tangerang. Dalam forum itu, Rektor UIN IB Prof. Martin Kustati menandatangani Memorandum of Understanding dengan Noida International University, India, serta Letter of Intent dengan Prince Sattam bin Abdulaziz University, Arab Saudi.
Langkah ini mempertegas upaya kampus memperluas jejaring akademik global sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Bidang yang dibidik meliputi riset, publikasi ilmiah, visiting professor, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan program yang mendukung target Sustainable Development Goals atau SDGs.
Pihak kampus menilai forum GSDC 2026 menjadi ruang strategis untuk mempertemukan universitas dengan mitra internasional yang bisa ditindaklanjuti ke kerja sama lebih teknis di level fakultas, pusat studi, maupun pascasarjana. UIN IB juga ingin memperkuat visibilitas global sekaligus menyiapkan fondasi untuk peningkatan reputasi akademik berbasis dampak.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membuka peluang yang lebih luas bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk terlibat dalam berbagai program internasional yang berdampak nyata bagi pengembangan institusi dan masyarakat,” ujar Rektor UIN Imam Bonjol Padang, dikutip dari laman resmi kampus.
Advertisement
Kepala Pusat International Office dan SDGs UIN IB, Dr. Zulfis, menyebut tindak lanjut kerja sama akan diarahkan pada MoA dan implementasi program nyata seperti kolaborasi riset, seminar internasional, pengembangan kurikulum, hingga community engagement. Kampus juga menilai pengalaman dan jejaring yang diperoleh di GSDC akan mendukung persiapan mengikuti Times Higher Education Impact Rankings.
Bagi UIN IB, penguatan jejaring global bukan sekadar agenda branding, tetapi juga bagian dari strategi meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, hasil forum internasional semacam ini diharapkan cepat diterjemahkan menjadi program yang terukur dan memberi dampak luas.
Sumber: UIN Imam Bonjol Padang.
Topik Terkait
Tentang Penulis