Jumat, 17 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Wagub Usul Atap Gonjong Stadion Agus Salim, Andre Rosiade: Desain Sudah Final, Tak Bisa Diubah

Usulan atap bergonjong Stadion Haji Agus Salim dari Wagub Sumbar Vasko Ruseimy ditolak Andre Rosiade. Desain dinilai sudah final dan tak bisa diubah.

Oleh Nayla
Diterbitkan
Wagub Usul Atap Gonjong Stadion Agus Salim, Andre Rosiade: Desain Sudah Final, Tak Bisa Diubah
Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id

Usulan penambahan atap bergonjong pada pintu masuk utama Stadion Haji Agus Salim Padang dipastikan tidak dapat diakomodasi. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan desain stadion sudah final dan tidak bisa diubah karena seluruh tahapan perencanaan telah rampung.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy sebelumnya meminta pintu masuk utama stadion dilengkapi atap bergonjong agar lebih mencerminkan identitas budaya Minangkabau serta mudah dikenali sebagai ikon daerah. Andre menanggapi usulan tersebut secara terbuka saat meninjau proses pembongkaran Stadion Haji Agus Salim, Selasa (15/7/2026).

"Kalau soal gonjong itu kan permintaan, sah-sah saja. Tapi mengubah desain saat ini tentu tidak bisa karena desainnya sudah dilelang dan nilai pembangunan juga sudah ditetapkan," ujar Andre.

Menurut Andre, desain stadion telah disusun melalui pembahasan antara Pemerintah Provinsi Sumbar, konsultan perencana, dan Direktorat Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum. Dalam pembahasan itu, ia menyebut tidak ada usulan penambahan gonjong yang masuk.

"Yang menunjuk konsultan itu pemerintah provinsi. Saat pembahasan desain bersama pemerintah provinsi, konsultan, dan Direktorat Prasarana Strategis Kementerian PU, tidak ada permintaan penambahan gonjong," katanya.

Andre mengibaratkan usulan yang datang setelah pekerjaan berjalan seperti peribahasa Minang. "Kalau sekarang istilah bahasa Minangnya, cakak lah salasai, silek takana. Seharusnya usulan itu dimasukkan saat pembahasan desain, bukan ketika semuanya sudah selesai," tegasnya.

Identitas Minangkabau dinilai sudah terakomodasi

Meski menolak penambahan atap gonjong, Andre menegaskan unsur budaya Minangkabau tetap menjadi bagian dari rancangan stadion. Ia merujuk pada fasad bangunan dan Monumen MTQ di kawasan stadion yang sudah mengusung bentuk gonjong.

"Kalau kita lihat desainnya, seluruh aspek budaya Minang sudah masuk. Di fasad stadion sudah ada bentuk gonjong, kemudian monumen yang dibangun juga menggunakan unsur gonjong. Jadi representasi budaya Sumbar sudah diakomodasi," pungkasnya.

Dampak penundaan bagi Semen Padang FC

Andre juga mengingatkan bahwa mengubah desain di tengah jalan berisiko menunda konstruksi. Stadion kebanggaan Kabau Sirah itu sedang dibongkar total dan ditargetkan rampung dalam sekitar satu tahun dengan anggaran Rp400 miliar dari pemerintah pusat serta kapasitas ditingkatkan menjadi 15.000 penonton.

Penundaan desain, kata Andre, akan memperpanjang status musafir Semen Padang FC yang sudah berpotensi absen dua musim dari markasnya. "Kalau desain diubah sekarang, pekerjaan akan mundur. Semen Padang FC saja berpotensi dua musim menjadi tim musafir. Apa mau ditambah lagi menjadi tiga musim?" ujarnya.

Proyek rekonstruksi Stadion Haji Agus Salim merupakan hasil lobi Andre Rosiade ke pemerintah pusat dan disetujui Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Pembongkaran stadion menyusul desain final yang dirilis Kementerian PU pada April 2026.

Tentang Penulis