Bantuan Beras 30 Kg Diperpanjang hingga Desember, Disalurkan di Padang

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan beras secara simbolis di Padang, Selasa (3/11/2026). Bantuan diperpanjang untuk Oktober–Desember 2026 dan dibagikan sekaligus 30 kilogram. Di Sumbar, Bulog menyebut 648.991 penerima dengan alokasi 19.469 ton.

Penulis Claudia Lestari
Editor Nayla
Pria berkacamata dan bertopi hitam berbicara di podium dengan latar spanduk penyaluran bantuan pangan komoditi beras di Kota Padang, tumpukan karung beras di depannya
Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan arahan saat penyaluran bantuan pangan beras di Kantor Lurah Lubuk Buaya, Padang, Selasa (3/11/2026). Foto: ANTARA FOTO/Fitra Yogi (dipublikasikan ANTARA Sumbar)

PADANG — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan pangan beras secara simbolis di Kantor Lurah Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/11/2026). Pemerintah memperpanjang bantuan itu untuk Oktober, November, dan Desember 2026, dan beras dibagikan sekaligus 30 kilogram per keluarga.

Bantuan tersebut semula dijadwalkan berakhir pada September 2026, menurut Detik. Zulkifli, yang akrab disapa Zulhas, mengatakan setiap keluarga penerima manfaat mendapat 10 kilogram beras per bulan, sehingga total untuk tiga bulan 30 kilogram. “Kalau 10 kilo-10 kilo dikirim terpisah ongkosnya kemahalan, makanya sekaligus,” kata Zulhas, seperti dikutip Detik dan Kompas.com.

Secara nasional, bantuan diberikan kepada 33,2 juta keluarga dalam kelompok desil 1 hingga 4, yakni kelompok berpenghasilan rendah. Zulhas menyebut total beras yang disiapkan mendekati 1 juta ton.

Di Sumatera Barat, Perum Bulog Sumbar menyiapkan bantuan untuk 648.991 keluarga penerima manfaat dengan total alokasi 19.469 ton beras. Pimpinan Wilayah Bulog Sumbar Maruly Abraham menyebut, khusus Kota Padang, bantuan dialokasikan bagi 74.700 penerima dengan total 2.241 ton. Penyaluran juga menyasar pengemudi ojek daring dan anak yatim.

Menurut Kompas.com dan Detik, penerima di Kecamatan Koto Tangah berjumlah 15.000 orang. Di Kelurahan Lubuk Buaya ada 1.132 penerima, 218 di antaranya warga desil 1 dengan alokasi 6,5 ton beras. Penyaluran di Lubuk Buaya dilakukan secara simbolis, sementara puluhan warga memadati lokasi untuk melihat kedatangan Zulhas.

Zulhas juga menyampaikan imbauan bagi penerima yang berasnya sudah habis tetapi belum mendapat jadwal pembagian. “Bagi masyarakat kategori desil 1 hingga desil 4 yang persediaan beras di rumahnya sudah habis namun belum mendapatkan jadwal pembagian, kalau mendesak langsung saja jemput ke kantor Bulog terdekat,” ujarnya.

Tentang Penulis

C

Claudia Lestari

Penulis di Pameo News

Disunting oleh Nayla

Lihat Semua Artikel