PADANG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang bersama Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pelayanan awak bus Trans Padang Koridor 1 (K1) dengan memanggil pengemudi dan pramuniaga yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.
Pemanggilan dilakukan pada Rabu (4/11/2026) setelah warganet mengunggah video dan pengaduan di media sosial yang menyebutkan pramugara Trans Padang diduga tidak memperlakukan seorang penumpang lanjut usia secara ramah. Dalam pertemuan tersebut, awak bus menyampaikan permohonan maaf secara personal kepada pengguna Trans Padang, menyatakan kesiapan menerima sanksi, serta berkomitmen bekerja lebih profesional.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani mengatakan Dishub telah berkoordinasi dengan Perumda PSM untuk menjatuhkan sanksi mulai dari teguran hingga surat peringatan apabila pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) terbukti.
"Kita menginstruksikan kepada pengelola Trans Padang, yaitu Perumda PSM, untuk mengadakan pengarahan kepada seluruh pengemudi terkait hospitality, keramahtamahan, dan peningkatan pelayanan Trans Padang. Pramugara harus ramah melayani penumpang karena Trans Padang dibuat untuk kenyamanan, keamanan, dan keandalan bagi pengguna," kata Yudi di Padang, Kamis.
Dewan Pengawas Perumda PSM Indra Noveri mengonfirmasi proses penanganan internal telah berjalan. "Sopir bersama pramuniaganya sudah dipanggil, sudah digali, dan sudah dimintai keterangan. Perumda PSM tentu berkomitmen meningkatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan handal bagi seluruh pengguna Trans Padang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Trans Padang Aulil Amri menyampaikan apresiasi atas kritik konstruktif dari masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang menyampaikan kritik dan saran terhadap pelayanan Trans Padang. Kami juga memohon maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa atas kejadian tersebut," katanya.
Sebagai langkah preventif, Perumda PSM bersama Dishub Kota Padang akan mengumpulkan seluruh awak bus Trans Padang dalam waktu dekat untuk memberikan pembekalan dan penekanan kembali mengenai keramahtamahan serta profesionalitas pelayanan. Pemko Padang turut memohon maaf atas keterbatasan pelayanan yang ada dan mengajak masyarakat memanfaatkan transportasi publik Trans Padang bersama-sama.
Topik Terkait
Tentang Penulis