Sabtu, 04 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

HUT ke-24 Kota Pariaman, Yota Balad Paparkan Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan

Wali Kota Pariaman Yota Balad memaparkan capaian pembangunan saat HUT ke-24 Kota Pariaman, termasuk pertumbuhan ekonomi 3,46 persen dan penurunan kemiskinan.

Oleh Nayla
Diterbitkan
HUT ke-24 Kota Pariaman, Yota Balad Paparkan Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan

Wali Kota Pariaman Yota Balad memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah saat Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Pariaman dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Pariaman, Kamis (2/7/2026). Momentum hari jadi itu dipakai pemerintah daerah untuk menegaskan arah pembangunan menuju kota wisata yang maju, kreatif, berbasis agama, dan berbudaya.

Dalam pidatonya, Yota menyebut Kota Pariaman yang lahir dari pemekaran Kabupaten Padang Pariaman pada 2 Juli 2002 terus berupaya memperkuat layanan publik, pemerataan pembangunan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, namun sejumlah indikator disebut menunjukkan arah perbaikan.

Salah satu indikator yang disorot adalah pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman tahun 2025 yang mencapai 3,46 persen. Angka itu disebut berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Barat yang berada pada level 3,37 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pariaman naik dari 80,49 menjadi 81,27. Angka kemiskinan juga turun dari 4,26 persen menjadi 3,83 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka turun dari 5,32 persen menjadi 5,16 persen.

Advertisement

“Selama lebih kurang dua tahun ini kami berdua Balad-Mulyadi sudah berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai tantangan dan pekerjaan rumah yang masih banyak lagi harus diselesaikan,” kata Yota Balad, dikutip dari laman resmi Pemko Pariaman.

Yota juga memaparkan sejumlah penghargaan yang diraih daerah, mulai dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, predikat kota dengan inflasi rendah secara nasional, penghargaan layanan e-purchasing, hingga UHC Awards 2026 kategori Madya.

Pemerintah Kota Pariaman menilai capaian tersebut tidak lepas dari dukungan DPRD, aparatur pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, alim ulama, dan seluruh elemen warga. Pada usia ke-24, Pariaman ingin memperkuat posisi sebagai Kota Tabuik sekaligus kota wisata yang bertumpu pada kreativitas, budaya, dan pelayanan publik.

Sumber: Pemerintah Kota Pariaman.

Tentang Penulis