Kamis, 02 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

LPDP Resmi Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026, Kampus Tujuan Bertambah Jadi 31

LPDP membuka pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026 dengan kuota kampus tujuan bertambah dari 17 menjadi 31 universitas. Alokasi 80 persen difokuskan pada bidang STEM dan industri strategis.

Oleh Nayla
Diterbitkan
Direktur Utama LPDP Yon Arsal dalam konferensi pers pembukaan Beasiswa LPDP Tahap II 2026

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Pada tahap ini, jumlah perguruan tinggi tujuan unggulan bertambah dari 17 menjadi 31 universitas, membuka peluang lebih luas bagi calon penerima beasiswa.

Direktur Utama LPDP Yon Arsal dalam konferensi pers media briefing menjelaskan bahwa sedikitnya 80 persen alokasi beasiswa difokuskan pada bidang STEM dan bidang-bidang terkait industri strategis. Sementara itu, maksimal 20 persen dialokasikan bagi bidang SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics) sebagai bagian dari pembangunan manusia yang utuh dan berkelanjutan.

"Kita peningkatan STEM bergerak terus. Pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," ujar Yon Arsal dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).

Beasiswa STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan dan industri kreatif. Sementara itu, bidang STEM-related meliputi bisnis dan ekonomi, serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung industri strategis.

Selain dua program utama tersebut, LPDP juga membuka Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan melalui program kerja sama khusus, dan Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Sejumlah kemudahan persyaratan juga diterapkan pada tahap ini. Pendaftar dari kelompok afirmasi dengan tujuan dalam negeri tidak diwajibkan menyertakan sertifikat bahasa Inggris. Bagi putra-putri Papua, ketentuan lebih longgar berlaku tanpa syarat IPK minimum dan tanpa kemampuan bahasa Inggris untuk studi dalam maupun luar negeri.

Advertisement

Pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) unconditional juga dibebaskan dari kewajiban sertifikat bahasa Inggris. Bagi yang belum memiliki LoA, tersedia opsi sertifikat bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP untuk tujuan dalam negeri, serta Duolingo untuk tujuan luar negeri.

LPDP mencatatkan capaian signifikan dalam pengelolaan Dana Abadi Pendidikan. Akumulasi dana yang dikelola per 31 Mei 2026 mencapai Rp180,81 triliun. Sejak 2013 hingga Mei 2026, total penerima beasiswa mencapai 58.749 orang, dengan 34.334 orang di antaranya telah menjadi alumni dan 18.728 orang masih menempuh studi.

Pada Seleksi Tahap I 2026, LPDP menerima 32.794 pendaftar, di mana 2.753 peserta lolos seleksi substansi. Angka ini menunjukkan peningkatan minat sebesar 33,22 persen dibandingkan tahun 2025.

"Beasiswa LPDP bersumber dari dana publik, sehingga setiap penerima memiliki tanggung jawab untuk kembali dan berkontribusi memberikan manfaat kepada bangsa," tegas Yon Arsal.

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi LPDP di lpdp.kemenkeu.go.id. Seluruh proses seleksi dan informasi terkait dapat diakses secara daring melalui portal tersebut.

Tentang Penulis