Minggu, 28 Juni 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Mesir Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pertama Kali, Iran Tertahan usai Gol VAR Dianulir

Mesir melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya usai bermain 1-1 melawan Iran, sementara gol injury time Iran dianulir VAR.

Oleh Dipsi Ay
Diterbitkan
Laga Mesir vs Iran pada Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium.
Foto: Reuters

Mesir memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir Grup G di Seattle Stadium, Sabtu pagi WIB, 27 Juni 2026. Hasil itu cukup membawa The Pharaohs finis sebagai runner-up grup, sementara Iran harus menunggu nasib di jalur peringkat ketiga terbaik setelah gol kemenangan mereka di masa injury time dianulir VAR.

Laga berjalan panas sejak awal. Mesir unggul lebih dulu pada menit kelima lewat Mahmoud Saber setelah kiper Iran Alireza Beiranvand gagal mengamankan bola hasil upaya Mohamed Salah dengan sempurna.

Iran hampir menyamakan kedudukan empat menit kemudian ketika Mehdi Taremi mendapat penalti. Namun, eksekusinya dibaca dengan baik oleh Mostafa Shobeir. Tekanan Iran belum berhenti, dan Ramin Rezaeian akhirnya mencetak gol balasan pada menit ke-14 dari bola muntah di sudut sempit.

Setelah start cepat di babak pertama, pertandingan sempat melambat. Mesir lebih banyak menguasai bola, tetapi Iran tetap beberapa kali mengancam, termasuk lewat sundulan Taremi yang membentur mistar pada fase akhir laga.

Momen paling dramatis datang pada injury time. Shoja Khalilzadeh sempat menjebol gawang Mesir dan membuat Iran terlihat berada di ambang kemenangan. Akan tetapi, wasit menganulir gol itu setelah tinjauan VAR menyatakan posisi offside. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit akhir.

Advertisement

Hasil tersebut menjadi capaian bersejarah bagi Mesir. Berdasarkan laporan resmi FIFA, ini adalah kali pertama mereka lolos ke fase gugur Piala Dunia. Mesir menutup fase grup dengan lima poin dari tiga laga, sama dengan Belgia, tetapi kalah selisih gol sehingga harus puas di posisi kedua.

Di pertandingan Grup G lainnya, Belgia membungkam Selandia Baru 5-1 untuk merebut puncak klasemen. Leandro Trossard mencetak dua gol, lalu Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Alexis Saelemaekers ikut menambah skor. Kemenangan itu membuat Belgia finis sebagai juara grup, sementara Selandia Baru tersingkir.

Iran sendiri menutup fase grup dengan tiga poin hasil tiga kali imbang. Tim asuhan Amir Ghalenoei belum sepenuhnya tersingkir, tetapi harus menunggu hasil grup lain untuk melihat apakah mereka cukup kuat masuk daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik.

FIFA mencatat Mesir selanjutnya akan menghadapi Australia pada babak 32 besar. Dengan modal lolos bersejarah dan performa yang tetap tak terkalahkan di fase grup, Mesir kini membawa momentum baru ke fase gugur.

Sumber: FIFA dan Reuters.

Tentang Penulis