Rabu, 17 Juni 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement
Olahraga

Nilmaizar Pimpin Semen Padang FC, Duo Legenda Kabau Sirah Masuk Jajaran Kepelatihan Liga 2 2026/2027

Semen Padang FC resmi umumkan susunan tim kepelatihan Liga 2 2026/2027. Nilmaizar kembali jadi pelatih kepala, dibantu duo legenda Hengki Ardiles dan Nur Iskandar

Oleh Claudia
Diterbitkan 16 Juni 2026
Ilustrasi Nilmaizar bersama Semen Padang FC untuk musim Liga 2 2026/2027. Gambar: PameoNews.com
Ilustrasi Nilmaizar bersama Semen Padang FC untuk musim Liga 2 2026/2027. Gambar: PameoNews.com

Sepak bola Sumatera Barat kembali bergeliat. Manajemen Semen Padang FC secara resmi mengumumkan susunan lengkap tim kepelatihan yang akan mendampingi Kabau Sirah mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Pengumuman ini bukan sekadar formalitas — ini adalah sinyal terang bahwa klub kebanggaan Ranah Minang serius membangun kekuatan demi satu target: kembali ke Liga 1.

Pernyataan resmi ditandatangani langsung oleh Presiden Klub, Andre Rosiade, dan dirilis pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam komposisi yang terbentuk, nama-nama yang dipilih bukan hanya sekadar memenuhi kuota profesional, tetapi mencerminkan perpaduan antara pengalaman matang, kecintaan pada klub, dan pendekatan modern dalam analisis taktik.

Nilmaizar Kembali ke Rumah

Di pucuk kepelatihan, manajemen kembali mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Nilmaizar. Pelatih asal Sumatera Barat berusia 56 tahun ini bukan nama asing bagi pendukung Kabau Sirah. Kariernya di Semen Padang dimulai dari bawah — melatih tim junior, menjadi asisten pelatih selama lima tahun, sebelum akhirnya naik sebagai pelatih kepala tim senior pada 2010.

Musim pertamanya langsung membuahkan hasil mengejutkan: Semen Padang yang berstatus tim promosi berhasil finis di peringkat keempat kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Puncak kebersamaan itu hadir dua tahun kemudian ketika Nilmaizar mengantarkan Kabau Sirah meraih gelar juara Indonesian Premier League (IPL) musim 2011/2012 — salah satu prestasi paling membanggakan dalam sejarah klub.

Rekam jejaknya tidak berhenti di sana. Kesuksesan bersama Semen Padang membawanya ditunjuk sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia pada 2012, menjadikannya salah satu putra daerah Sumbar yang mencapai level tertinggi kepelatihan nasional. Setelah meninggalkan timnas, Nil menangani sejumlah klub seperti Putra Samarinda FC, PS TIRA, Sriwijaya FC, PSMS Medan, hingga Sumsel United sebelum akhirnya kembali ke Semen Padang untuk misi kebangkitan ini.

Duo Legenda Masuk Jajaran Asisten

Langkah yang tak kalah menarik adalah penunjukan dua mantan pemain legendaris Kabau Sirah sebagai asisten pelatih: Hengki Ardiles dan Nur Iskandar. Keduanya bukan hanya memiliki pemahaman mendalam tentang sepak bola, tetapi juga tentang DNA klub Semen Padang itu sendiri.

Hadirnya dua sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Kabau Sirah menambah warna lokal yang kuat dalam komposisi kepelatihan. Mereka akan mendampingi Nilmaizar dalam merancang program latihan sekaligus menjaga semangat identitas tim tetap hidup sepanjang musim.

Advertisement

Struktur Kepelatihan yang Komprehensif

Di luar lini kepelatihan teknis, manajemen juga membangun fondasi pendukung yang solid. Untuk urusan kebugaran fisik, tanggung jawab dipegang oleh dua pelatih fisik, Dino Sefriyanto dan Muhammad Fauzan. Keduanya bertugas memastikan kondisi para pemain selalu prima dari pertandingan pertama hingga laga terakhir musim.

Posisi pelatih kiper dipercayakan kepada Erick Ibrahim, yang akan fokus membina para penjaga gawang Kabau Sirah agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan Liga 2. Sementara itu, aspek analisis modern turut diperkuat dengan menunjuk Dinar Bayu Aji dan Rizki Ananda Putra sebagai analis performa dan taktikal tim. Kehadiran keduanya mencerminkan pendekatan berbasis data yang semakin menjadi standar dalam sepak bola kontemporer — klub tidak lagi mengandalkan intuisi semata, melainkan evaluasi terstruktur setiap pertandingan.

Ambisi Besar Menyambut Musim Baru

Pengumuman tim kepelatihan ini datang di tengah geliat besar manajemen dalam membangun skuad Liga 2 yang kompetitif. Andre Rosiade sebelumnya mengungkapkan bahwa rata-rata pemain yang direkrut adalah pesepakbola berlevel Liga 1 atau pernah membela tim nasional, dengan hanya tiga pemain lama yang dipertahankan. Manajemen juga tengah memproses rekrutmen dua pemain naturalisasi serta tiga pemain asing untuk posisi bek tengah, gelandang, dan penyerang.

Bagi suporter Kabau Sirah, komposisi kepelatihan ini tentu membawa harapan baru. Nilmaizar paham betul karakter sepak bola dan kultur Semen Padang. Didampingi duo legenda yang tahu betul rasanya mengenakan seragam kabau sirah, ditopang oleh staf fisik dan analis yang bekerja saintifik — strukturnya terasa lengkap.

Pertanyaan yang kini menggantung adalah apakah Kabau Sirah mampu memanfaatkan fondasi kepelatihan yang solid ini untuk merebut kembali tempat mereka di antara klub-klub elite sepak bola Indonesia. Musim 2026/2027 Liga 2 akan segera menjawabnya.

Sumber: Pernyataan resmi Semen Padang FC, 9 Juni 2026