Selasa, 14 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Pemkab Pasaman Barat Siapkan Rp16,9 Miliar Rehab Irigasi Terdampak Bencana

Pemkab Pasaman Barat menyiapkan Rp16,9 miliar dari transfer ke daerah untuk merehabilitasi 26 titik irigasi rusak akibat bencana hidrometeorologi di empat kecamatan.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
Pemkab Pasaman Barat Siapkan Rp16,9 Miliar Rehab Irigasi Terdampak Bencana
Foto: ANTARA/HO-PSDA PUPR Pasaman Barat

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyiapkan anggaran Rp16,9 miliar untuk merehabilitasi jaringan irigasi yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Dana dari transfer ke daerah pemerintah pusat itu akan menyasar 26 titik di empat kecamatan guna mengembalikan pasokan air untuk lahan persawahan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pasaman Barat, Harmen, menyebutkan anggaran tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi daerah irigasi di Kecamatan Talamau, Luhak Nan Duo, Kinali, dan Gunung Tuleh. "Anggarannya berasal dari transfer ke daerah (TKD) pemerintah pusat untuk rehabilitasi daerah irigasi (DI) di 26 titik pada empat kecamatan," kata dia di Simpang Empat, Senin (13/7).

Menurut Harmen, nilai anggaran di setiap titik berbeda, disesuaikan dengan tingkat kerusakan hasil survei dan validasi tim teknis. Rehabilitasi mencakup jaringan irigasi yang terdampak bencana dengan kategori rusak ringan, sedang, hingga berat.

Advertisement

Pengerjaan akan dimulai setelah tahap perencanaan dan validasi tim teknis selesai. Data lokasi irigasi yang rusak masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang diusulkan ke pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Harmen mengungkapkan, kerusakan pada bendungan dan saluran irigasi sejak bencana akhir November 2025 telah mengganggu ketersediaan air untuk areal persawahan. "Mudah-mudahan dengan adanya rehabilitasi ini maka nantinya pasokan air kembali lancar untuk mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Selain dana TKD, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga mengusulkan tambahan anggaran ke Balai Sungai Wilayah V serta menggunakan dana APBD untuk operasional rutin. Harmen berharap dukungan anggaran lain menyusul, mengingat belum seluruh jaringan irigasi rusak terjangkau perbaikan tahun ini.

Tentang Penulis