Shafira Zelka Rahmadhani dan Syatir Khairan Diandra terpilih sebagai Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman 2026 pada malam grand final pemilihan duta wisata yang digelar di Muaro Pantai Gandoriah, Kamis malam (25/6/2026). Keduanya kini disiapkan menjadi wajah promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Pariaman.
Penetapan pemenang dilakukan langsung di panggung grand final, disertai pemasangan selempang dan penyerahan hadiah oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman Yosneli Balad. Ajang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan figur muda yang mampu membawa promosi wisata Pariaman ke ruang yang lebih luas.
Yota Balad menilai pemilihan Cik Uniang Cik Ajo bukan sekadar kompetisi seremonial. Menurut dia, duta wisata yang terpilih perlu menjadi agen perubahan yang ikut mengangkat potensi daerah, mulai dari budaya, ekonomi kreatif, hingga destinasi wisata pesisir.
“Para Duta Wisata ini diharapkan mampu menjadi cerminan generasi muda yang peduli pelestarian budaya daerah serta kearifan lokal dan memajukan ekraf yang ada di Kota Pariaman,” kata Yota Balad, dikutip dari laman resmi Pemko Pariaman.
Pemko Pariaman juga menekankan bahwa peran duta wisata akan berjalan beriringan dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Artinya, Shafira dan Syatir tidak hanya membawa gelar, tetapi juga diharapkan aktif dalam promosi, kampanye event, dan pengenalan identitas lokal Pariaman kepada publik yang lebih luas.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi menyebut para pemenang diharapkan mampu mengemban amanah itu secara aktif. Fokusnya adalah memperkuat promosi wisata daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional hingga mancanegara.
Selain pasangan juara utama, panitia juga menetapkan Kirana Raiga Harsya dan Ilham Saputra sebagai Wakil I, Azmelia Zana dan Muhammad Rofif Octavio sebagai Wakil II, Hana Karmila dan Zul Fadli sebagai pasangan favorit, Salsabila Alvaro Pratama Putri dan Bintang Ahmad Dani sebagai pasangan berbakat, serta Latida Cahyani dan Moh. Ali Abdillah sebagai peraih kategori Ekraf.
Secara konteks, peran Cik Uniang Cik Ajo dalam promosi wisata Pariaman bukan hal baru. Pada edisi 2024, pasangan pemenang juga diposisikan sebagai representasi daerah untuk memperkenalkan destinasi, budaya, dan potensi kreatif Kota Pariaman. Tahun ini, mandat itu kembali diperkuat ketika daerah sedang mendorong agenda pariwisata dan ekonomi kreatif berjalan lebih terpadu.
Dengan penobatan duta wisata 2026 ini, Pemko Pariaman berharap promosi destinasi tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga melibatkan generasi muda sebagai wajah yang dekat dengan publik, kreatif di ruang digital, dan paham identitas budaya daerah.
Sumber: Pemko Pariaman.
Topik Terkait
Tentang Penulis