Jumat, 17 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

261 Lulusan SMK-SMAK Padang Dilantik, Mayoritas Langsung Terserap Dunia Kerja

Sebanyak 261 lulusan angkatan ke-58 SMK-SMAK Padang dilantik di Padang. Hingga 10 Juli 2026, lebih separuh sudah terserap dunia kerja, baik industri maupun jenjang pendidikan tinggi.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
261 Lulusan SMK-SMAK Padang Dilantik, Mayoritas Langsung Terserap Dunia Kerja
Foto: Humas SMK-SMAK Padang

Sebanyak 261 lulusan SMK-SMAK Padang angkatan ke-58 resmi dilantik dalam prosesi di The ZHM Premiere Hotel Padang, Kamis (16/7/2026). Dari jumlah tersebut, mayoritas langsung terserap dunia kerja, baik di industri maupun jenjang pendidikan tinggi.

Kepala SMK-SMAK Padang, Silvania Lorina, menyebutkan bahwa per 10 Juli 2026 sebanyak 136 lulusan atau 52,11 persen sudah ditempatkan. Rinciannya, 96 orang bekerja di industri, 38 orang melanjutkan ke perguruan tinggi, dan 2 orang membuka usaha sendiri. Sisanya, 125 lulusan, masih dalam proses rekrutmen dan seleksi.

"Selama empat tahun, peserta didik dibekali pembelajaran teori, praktik laboratorium, Proyek Kerja Mandiri (PKM), sistem Dual System, hingga Praktik Kerja Industri di berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah maupun swasta," ujar Silvania.

Sekolah menguatkan pendidikan vokasi melalui kurikulum berbasis SKKNI, kurikulum nasional, serta link and match dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Seluruh jenjang menggunakan sistem Dual System, di mana praktisi industri terlibat sebagai pengajar dengan skema "Silver Expert".

Pencapaian sertifikasi lulusan pun tergolong tinggi. Sebanyak 90 lulusan memperoleh sertifikat kompetensi internasional dari Hobart Technology, Australia, dan seluruh lulusan mengikuti sertifikasi TOEIC. Selain itu, 70 lulusan menyandang Sertifikat Garuda KKNI Level III Kimia Analisis, 4 orang Sertifikat Garuda Okupasi, dan 21 lulusan memegang kedua sertifikat tersebut.

Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Suryanto, menilai SMK-SMAK Padang sebagai salah satu sekolah vokasi yang konsisten melahirkan lulusan berkualitas. Menurutnya, alumni sekolah tersebut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter dan etos kerja yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.

"Capaian ini menunjukkan kompetensi lulusan memang dibutuhkan dunia kerja. Kami berharap prestasi ini dipertahankan sehingga SMK-SMAK Padang semakin dipercaya sebagai lembaga pendidikan vokasi penghasil SDM unggul," katanya.

Pada angkatan ke-58, lulusan terbaik diraih Manda Aulia Izra dengan nilai rata-rata 93,38. Peringkat kedua dan ketiga masing-masing ditempati Rayfa Azizi (93,21) dan Rezky Syawal Prasetya (93,00). Secara keseluruhan, total alumni SMK-SMAK Padang kini mencapai 7.176 orang.

Suryanto menutup pesan dengan catatan bahwa pelantikan bukan akhir dari belajar. "Ini adalah awal pengabdian, bukan akhir dari proses belajar," ujarnya.

Tentang Penulis