Minggu, 05 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

450 Mahasiswa dan Pelajar Magang di PT Semen Padang, K3 Jadi Pembekalan Awal

PT Semen Padang menerima sekitar 450 mahasiswa dan pelajar untuk program magang Juli 2026. Peserta dibekali budaya kerja industri dan K3 sebelum masuk unit kerja.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
450 Mahasiswa dan Pelajar Magang di PT Semen Padang, K3 Jadi Pembekalan Awal
Foto: ANTARA/HO-PT Semen Padang

PT Semen Padang menerima sekitar 450 mahasiswa dan pelajar dari berbagai perguruan tinggi serta sekolah untuk mengikuti program magang periode Juli 2026. Sebelum masuk ke unit kerja, peserta lebih dulu dibekali pengenalan budaya kerja industri dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pembekalan awal digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang pada Rabu, 1 Juli 2026. Program ini diikuti peserta dari Sumatera Barat dan luar provinsi, dengan tujuan mempertemukan pembelajaran di kampus atau sekolah dengan praktik langsung di lingkungan industri.

Kepala Unit Learning & People Development PT Semen Padang, Siska Ayu Soraya, mengatakan perusahaan menyambut antusiasme peserta magang yang memilih Semen Padang sebagai tempat belajar.

“Selamat datang di PT Semen Padang. Kami sangat senang dapat menerima peserta magang dari berbagai universitas dan sekolah, tidak hanya dari Sumatera Barat tetapi juga dari luar daerah,” kata Siska, dikutip dari ANTARA Sumbar.

Menurut Siska, magang tidak seharusnya berhenti sebagai pemenuhan kewajiban akademik. Peserta, kata dia, perlu memanfaatkan waktu di perusahaan untuk memahami ritme kerja profesional, bertanya kepada pembimbing, dan menguji ilmu yang diperoleh di ruang kelas.

“Jangan segan untuk bertanya kepada pembimbing apabila menemukan hal-hal yang belum dipahami. Jadikan masa magang ini sebagai kesempatan untuk belajar sebanyak mungkin,” ujarnya.

Aspek K3 menjadi salah satu materi utama karena Semen Padang bergerak di industri manufaktur semen yang memiliki risiko operasional. Peserta diminta memahami penggunaan alat pelindung diri, mematuhi rambu keselamatan, serta mengikuti prosedur saat berada di area perusahaan.

Advertisement

Siska menegaskan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan merupakan bagian dari budaya kerja yang wajib dipahami semua orang di lingkungan perusahaan, termasuk peserta magang.

“Kami meminta seluruh peserta benar-benar memperhatikan aspek keselamatan kerja selama berada di area perusahaan,” kata dia.

Materi K3 disampaikan oleh Staf Safety, Health and Environment PT Semen Padang, Jefri Antoni. Selain itu, peserta juga mendapat pengenalan mengenai proses bisnis perusahaan, ragam produk, serta proses produksi semen dari pengolahan bahan baku hingga produk siap dipasarkan.

Staf Komunikasi PT Semen Padang, Mikel Muhammad, turut memberikan materi profil perusahaan. Pembekalan ini diharapkan membuat peserta lebih siap sebelum ditempatkan di unit kerja masing-masing.

Program magang industri seperti ini penting bagi daerah karena membuka ruang transisi yang lebih konkret dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Namun, ukuran keberhasilannya tidak cukup hanya pada jumlah peserta, melainkan juga pada kualitas pembimbingan, relevansi penempatan, dan keterampilan yang benar-benar dibawa pulang peserta setelah program selesai.

PT Semen Padang berharap peserta dapat berkolaborasi dengan pembimbing dan tim di unit kerja, sekaligus memberi kontribusi positif selama masa magang. Perusahaan juga menempatkan program ini sebagai bagian dari kerja sama berkelanjutan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Sumber: ANTARA Sumbar.

Tentang Penulis