9.938 KPM di Kota Pariaman Tuntas Terima Bantuan Pangan, Pemko Sebut Beras Lanjut Setahun
Sebanyak 9.938 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Pariaman telah menuntaskan penerimaan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Penyaluran itu ditutup pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan penyerahan terakhir untuk warga Kecamatan Pariaman Utara di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.
Pemerintah Kota Pariaman menyebut distribusi berlangsung selama empat hari dan menjangkau empat kecamatan. Pada hari terakhir, bantuan diberikan kepada 3.229 KPM di Pariaman Utara dalam bentuk 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan bantuan tersebut diharapkan bisa membantu menekan beban pengeluaran rumah tangga penerima, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang masih sensitif.
“Alhamdulillah untuk setahun ke depan bapak/ibu masih menerima bantuan pangan berupa beras saja, tidak lagi menerima bantuan tambahan minyak goreng seperti hari ini. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa mengurangi beban rumah tangga bapak/ibu semua,” kata Yota Balad.
Menurut Pemko Pariaman, penyaluran bantuan dibagi bertahap di seluruh kecamatan. Rinciannya yakni 2.191 KPM di Pariaman Timur pada 23 Juni, 2.211 KPM di Pariaman Selatan pada 24 Juni, 2.307 KPM di Pariaman Tengah pada 25 Juni, dan 3.229 KPM di Pariaman Utara pada 26 Juni 2026.
Total penyaluran itu menandai rampungnya distribusi bantuan pangan kota untuk periode kali ini. Pemko menilai bantuan beras dan minyak goreng tersebut memberi dampak langsung bagi keluarga penerima, terutama dalam menjaga konsumsi rumah tangga dan meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.
Yota juga mengapresiasi warga yang mengikuti pembagian secara tertib. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami tetap berusaha untuk terus membantu masyarakat semampu kami dan kami butuh dukungan serta dorongan dari semuanya agar yang diberikan kepada masyarakat adalah untuk masyarakat,” ujarnya.
Dengan distribusi yang sudah selesai di empat kecamatan, perhatian berikutnya tertuju pada kelanjutan bantuan beras untuk penerima di Kota Pariaman selama setahun ke depan sesuai penyampaian pemerintah daerah.
Topik Terkait
Tentang Penulis