Selasa, 30 Juni 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Hari Asyura dan Festival Tabuik Pariaman Bikin KA Pariaman Ekspres Tembus Okupansi 143%

KA Pariaman Ekspres melayani 6.082 penumpang pada Hari Asyura, 25 Juni 2026, setara 143% kapasitas, didorong antusiasme warga menonton puncak Festival Tabuik Pariaman.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
KA Pariaman Ekspres melayani penumpang Festival Tabuik 2026
Foto: ANTARA/Fitra Yogi

KA Pariaman Ekspres mencatat rekor tingkat keterisian pada Kamis, 25 Juni 2026, ketika 6.082 penumpang memadati perjalanan kereta rute Paulima–Naras selama peringatan Hari Asyura yang bertepatan dengan puncak Festival Tabuik Pariaman. Angka ini setara dengan 143 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sebesar 4.240 kursi.

Kepala Humas PT KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, Reza Shahab, membenarkan lonjakan tersebut. "Kemarin, pada Hari Asyura 1448 Hijriah atau bertepatan dengan Kamis, 25 Juni 2026, volume pelanggan KA Pariaman Ekspres mencapai 6.082 penumpang atau setara dengan 143% dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 4.240 tempat duduk," ujarnya, Senin (29/6/2026).

Pada hari normal, rata-rata penumpang KA Pariaman Ekspres berkisar 3.000 orang per hari. Artinya, lonjakan pada Hari Asyura mencapai lebih dari dua kali lipat volume harian biasa.

Peningkatan ini dinilai bukan kebetulan. Pariaman Ekspres menjadi moda transportasi andalan warga yang ingin menyaksikan Festival Tabuik, salah satu event budaya terbesar di Sumatera Barat yang tahun ini masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Stasiun Pariaman berjarak hanya sekitar 200 meter dari Pantai Gandoriah, lokasi utama puncak Tabuik.

Advertisement

Reza menambahkan, lonjakan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sekaligus efektivitas perencanaan operasional yang disiapkan KAI. "Peningkatan volume pelanggan ini tidak hanya mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menunjukkan efektivitas perencanaan operasional yang telah disiapkan KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur dan penyelenggaraan Festival Tabuik," ujarnya.

Seorang wisatawan asal Padang, Naila, memilih kereta karena kepraktisannya. "Naik kereta itu lebih praktis. Tidak perlu khawatir terjebak macet atau mencari tempat parkir. Perjalanannya nyaman, tepat waktu, dan sesampainya di Pariaman kami bisa langsung menikmati suasana Festival Tabuik," katanya.

Tiket KA Pariaman Ekspres dijual dengan harga Rp5.000 dan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 keberangkatan. Kereta ini beroperasi 10 kali perjalanan sehari dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam melalui pemandangan sawah, perkampungan, hingga pesisir Samudra Hindia.

Tentang Penulis