PADANG — Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat kembali erupsi pada Minggu (8/11/2026) dinihari pukul 00.34 WIB. Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 4,9 mm dan berlangsung selama sekitar 30 detik, menurut keterangan tertulis Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, Ahmad Rifandi.
Ketinggian kolom abu dari erupsi kali ini tidak teramati lantaran tertutup kabut. Akan tetapi, sebaran abu vulkanik terlihat mengarah ke Padang Panjang, sebagaimana dikonfirmasi petugas Flight Radar 24 Sumatera Barat, Ade Rahadian.
"Sebaran abu vulkanik Gunung Marapi sampai ke Padang Panjang," ujar Ade Rahadian.
Saat ini status aktivitas Gunung Marapi tetap Level II (Waspada). Pihak berwajib merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi, pendaki, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak memasuki serta tidak melakukan kegiatan dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas, yaitu Kawah Verbeek.
Selain itu, warga di lereng gunung diimbau waspadai potensi banjir lahar dingin saat terjadi hujan dan menggunakan masker untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akibat paparan abu.
Monitoring terhadap aktivitas Gunung Marapi terus dilakukan secara intensif oleh Pos PGA.
Topik Terkait
Tentang Penulis