Senin, 20 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Ajak Kolaborasi Penuhi Hak Setiap Anak

Menjelang Hari Anak Nasional pada 23 Juli, Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memperkuat kolaborasi untuk memenuhi hak dan melindungi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas.

Oleh Dipsi Ay
Diterbitkan
Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Ajak Kolaborasi Penuhi Hak Setiap Anak
Foto: ANTARA/HO-KemenPPPA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengajak pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan keluarga memperkuat kolaborasi untuk memenuhi hak serta memberikan pelindungan kepada setiap anak di Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan menjelang peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang jatuh pada 23 Juli. "Menjelang Hari Anak Nasional pada 23 Juli, mari kita jadikan momentum ini untuk semakin mencintai, melindungi, dan memenuhi hak setiap anak. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus kita dukung agar dapat meraih cita-citanya," kata Arifah Fauzi saat menghadiri kegiatan Jelajah SAPA di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Cahaya Batin, Jakarta Timur, Minggu (19/7/2026).

Ia menegaskan HAN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen memenuhi hak setiap anak tanpa diskriminasi, termasuk anak dengan disabilitas. Melalui Jelajah SAPA, Kementerian PPPA mendekatkan layanan, edukasi, dan kampanye pemenuhan hak anak kepada masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

"Setiap anak Indonesia, termasuk anak dengan disabilitas, memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan meraih cita-citanya. Karena itu Bunda mengajak seluruh pihak bergotong royong menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kasih sayang," ujar Arifah Fauzi.

Sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi anak menjelang HAN 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan 200 kilogram ikan segar kepada anak-anak di PSBN Cahaya Batin. Bantuan tersebut merupakan bagian dari kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk mendorong kecukupan gizi anak.

Peringatan HAN 2026 sendiri digelar secara desentralisasi di berbagai daerah, sehingga pesannya tentang perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Tentang Penulis