Sabtu, 18 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Korban Tewas Bentrok Adonara NTT Bertambah Jadi 3 Orang, Rumah Terbakar dan Ledakan Terdengar

Konflik antarwarga di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT kembali membara Sabtu (18/7) pagi. Korban tewas bertambah menjadi 3 orang, sejumlah rumah ludes terbakar, dan ledakan diduga bom rakitan terdengar.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
Korban Tewas Bentrok Adonara NTT Bertambah Jadi 3 Orang, Rumah Terbakar dan Ledakan Terdengar
Foto: Bentrokan warga di Adonara, Flores Timur, NTT (Inews)

Konflik antarwarga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali membara pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Jumlah korban jiwa terus bertambah, dengan laporan terbaru menyebutkan tiga orang meninggal dunia akibat bentrokan tersebut.

Bentrokan pecah antara warga Dusun Bele, Desa Waiburak, dan warga Desa Narasaosina di Kecamatan Adonara Timur. Konflik perebutan tanah ulayat yang berkepanjangan itu kembali meledak dan memicu kebakaran di sejumlah permukiman warga.

Menurut CNN Indonesia, korban meninggal dalam peristiwa tersebut bertambah menjadi tiga orang per siang hari yang sama. Sebelumnya, Pos-Kupang melaporkan satu korban tewas bernama Nayamudin Iskandar (21), warga Dusun Bele, Desa Waiburak, yang mengalami luka tembak di dada kiri hingga mengenai jantung dan luka tajam di bagian dada.

Selain korban jiwa, sejumlah bangunan warga ludes terbakar dalam bentrokan tersebut. Tribun Flores melaporkan ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan terdengar saat kerusuhan pecah, menambah ketegangan di lokasi kejadian.

Kapolres Flores Timur sebelumnya mencatat total rumah terbakar mencapai sembilan unit dalam eskalasi konflik serupa pada Mei 2026, serta puluhan senjata rakitan diserahkan warga pascakonflik. Polisi dan aparat keamanan disebut sudah bersiaga di lokasi untuk mencegah bentrokan susulan.

Hingga berita ini ditulis, aparat masih berupaya meredam ketegangan antarwarga dan mengamankan kawasan Adonara Timur. Warga setempat dilaporkan Trauma dan memilih mengungsi demi menghindari bentrokan lanjutan.

Topik Terkait

Tentang Penulis