Kamis, 23 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Incar Juara Dunia 2030, Spanyol Ingin Perpanjang Kontrak Luis de la Fuente

RFEF disebut ingin menjaga Luis de la Fuente tetap menukangi La Roja hingga Piala Dunia 2030, menyusul sukses membawa Spanyol juara dunia 2026 di Amerika Serikat.

Oleh Gatot Permadi
Diterbitkan
Incar Juara Dunia 2030, Spanyol Ingin Perpanjang Kontrak Luis de la Fuente
Foto: Wikimedia Commons (Luis de la Fuente, pelatih Spanyol)

Setelah mengantar Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026, masa depan Luis de la Fuente di bangku pelatih timnas tampaknya akan diperpanjang. Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) disebut ingin menjaga pelatih 65 tahun itu tetap menukangi La Roja hingga Piala Dunia 2030.

Kontrak De la Fuente saat ini berlaku hingga 2028, lebih awal dari jadwal turnamen yang akan berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip pernyataan Presiden RFEF Rafael Louzan, federasi ingin sang pelatih menjadi "pemimpin" proyek Spanyol menuju edisi 2030.

"Kami sedang hidupi momen kegembiraan terbesar dalam beberapa dekade," ujar Louzan, dikutip dari AS USA pada 18 Juli 2026, seraya menyebut De la Fuente sebagai sosok tepat untuk memimpin Spanyol di Piala Dunia 2030.

Keinginan itu muncul hanya beberapa hari setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. La Roja mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres di perpanjangan waktu pada final di MetLife Stadium, 20 Juli 2026 WIB. Gelar tersebut melengkapi koleksi De la Fuente setelah ia membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024 dan Liga Negara Eropa 2023.

Sejumlah media Eropa menyebut detail kontrak baru belum final. Sport (CNA) melaporkan pada 22 Juli 2026 bahwa "hanya tanda tangan yang belum ada" dan masa depan De la Fuente sudah diputuskan, dengan RFEF berniat melanjutkan kerja sama melampaui Euro 2028.

Langkah ini memposisikan Spanyol sebagai salah satu favorit utama di Piala Dunia 2030, yang sebagian digelar di kandang sendiri. Bagi De la Fuente, perpanjangan kontrak akan mengukuhkan statusnya sebagai arsitek generasi emas Spanyol yang membawa pulang trofi mayor berturut-turut.

Tentang Penulis