KPU Kabupaten Padang Pariaman meluncurkan empat inovasi layanan publik dalam satu kegiatan di kantor setempat, Rabu (22/7). Inovasi unggulan yang diberi nama "Rangkiang Data" dirancang sebagai pusat data terpadu untuk memperkuat keterbukaan informasi publik dan memudahkan akses masyarakat terhadap data kepemiluan.
Keempat inovasi yang diluncurkan adalah RANGKIANG DATA, SiTamu (Sistem Buku Tamu), Si Pintar (Sistem Pelayanan Informasi Tata Arsip), dan E-Book. Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen KPU Kabupaten Padang Pariaman mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Komisioner KPU Padang Pariaman, Winda Arianti, menyebut RANGKIANG DATA sebagai inovasi unggulan yang diharapkan menjadi fondasi pengelolaan data di lingkungan KPU setempat. Nama tersebut terinspirasi dari filosofi rangkiang, yakni lumbung padi dalam budaya Minangkabau yang menyimpan hasil panen sebagai aset berharga dan harus dijaga.
"Filosofi tersebut menjadi simbol bahwa data merupakan aset strategis yang harus dikelola secara profesional, akurat, dan berkelanjutan," ujar Winda.
RANGKIANG DATA mengintegrasikan data pemilih, kepemiluan, partisipasi publik, kelembagaan, logistik, hingga keterbukaan informasi publik dalam satu wadah. Tujuannya agar integritas, akses, dan akuntabilitas pengelolaan data pemilu di daerah tersebut semakin terjaga.
Kegiatan peluncuran dihadiri Komisioner KPU Provinsi Sumatera Barat Ory Sativa Syakban, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Idham Fadhli, jajaran KPU Padang Pariaman, PPID Pemkab Padang Pariaman, PPID Bawaslu Padang Pariaman, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pengguna layanan.
KPU Padang Pariaman menargetkan keempat inovasi tersebut tidak sekadar pelengkap administrasi, melainkan meningkatkan kualitas layanan dan memperluas akses masyarakat terhadap informasi penyelenggaraan pemilu di daerah itu.
Topik Terkait
Tentang Penulis