Pariaman — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VI Tingkat Kecamatan Pariaman Timur Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat (24/7). Sebanyak 324 peserta dari 16 desa mengikuti perhelatan yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, dan memperebutkan 18 paket kejuaraan.
Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi menandai pembukaan dengan pemukulan beduk di Halaman Kantor Camat Pariaman Timur. Kegiatan ini menjadi momentum Pemerintah Kota Pariaman menghidupkan kembali syiar Islam yang sempat vakum selama delapan tahun di kecamatan tersebut.
Yota Balad menyatakan pelaksanaan MTQ selaras dengan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman, Pariaman RISALAH (Beriman, Saleh, dan Berakhlak), yang berfokus pada pembangunan keagamaan dan akhlak masyarakat. Melalui program Satu Keluarga Satu Hafidz, Pemko Pariaman menargetkan setiap rumah tangga memiliki anggota keluarga penghafal Al-Qur'an.
MTQ Pariaman Timur memperlombakan lima cabang di empat lokasi. Cabang Tilawah anak, remaja, dan dewasa digelar di Mimbar Utama Kantor Camat Pariaman Timur. Cabang Tartil golongan dasar, menengah, dan umum berlangsung di Surau Jambu Desa Sungai Pasak, sedangkan Khutbah dan MSQ di Mesjid Raya Sungai Pasak. Cabang Hifzil Qur'an golongan 1 juz tilawah dan 1 juz nin tilawah dilaksanakan di Mesjid Raya Cubadak Mentawai.
Kegiatan ini juga bertujuan menyeleksi qori, qoriah, hafizh, dan hafizhah terbaik yang akan membawa nama Kecamatan Pariaman Timur pada MTQ Tingkat Kota Pariaman 2026. Yota Balad menuturkan MTQ Pariaman Timur merupakan helatan terakhir tingkat kecamatan tahun ini, sebelum persiapan MTQ tingkat kota dimulai.
Pemerintah berharap MTQ tidak sekadar melahirkan generasi qur'ani berprestasi, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah serta membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat Pariaman Timur yang religius.
Topik Terkait
Tentang Penulis