Pendaftaran Program Magang Nasional 2026 resmi dibuka pada Kamis (16/7) pukul 13.00 WIB, membuka kesempatan bagi 150.000 lulusan perguruan tinggi untuk magang di instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta dengan uang saku setara upah minimum.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran peserta MagangHub Angkatan II Batch I Tahun 2026 melalui laman maganghub.kemnaker.go.id. Program yang menyerap anggaran Rp4,2 triliun ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi semester II-2026 untuk memperkuat penyerapan tenaga kerja.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyatakan peserta akan menerima uang saku Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan, tergantung upah minimum kabupaten/kota tempat bekerja. "Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per bulan tergantung upah minimum kabupaten/kota tempat ia bekerja," ujarnya dalam unggahan Instagram @sekretariat.kabinet pada 2 Juli.
Uang saku tersebut ditanggung penuh oleh pemerintah, bukan perusahaan mitra. Untuk peserta yang ditempatkan di Jakarta, patokan mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP), sementara daerah lain menggunakan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Durasi program adalah enam bulan penuh, mulai dari tahap on boarding hingga sertifikasi kompetensi. Peserta juga mendapat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).
Kemnaker membagi kuota 150.000 peserta ke dalam tiga gelombang, masing-masing sekitar 50.000 orang, hingga akhir 2026. Pendaftaran peserta berlangsung hingga 28 Juli 2026, disusul rekrutmen dan pengusulan pada 29 Juli–5 Agustus, serta pengumuman hasil seleksi nasional pada 7 Agustus.
Syarat utama peserta meliputi status WNI dengan NIK aktif, lulusan D3, S1, atau pendidikan profesi dengan batas kelulusan maksimal satu tahun sejak ijazah diterbitkan. Lulusan profesi wajib memiliki sertifikat profesi yang diterbitkan paling lama dua tahun sejak ijazah D3/S1. Selain itu, peserta harus berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kemendiktisaintek dan belum pernah mengikuti pemagangan nasional pada periode sebelumnya.
Calon peserta wajib memiliki akun SIAPKerja untuk mendaftar. Alur pendaftaran dimulai dari pembuatan akun SIAPkerja, login ke maganghub.kemnaker.go.id, pelengkapan data diri, unggah dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, dan CV, hingga pemilihan lowongan magang yang sesuai. Seluruh proses dilakukan daring dan gratis.
Pengumuman peserta lolos seleksi akan disampaikan pada 7 Agustus 2026, dan hari pertama magang dimulai 10 Agustus 2026. Peserta yang tidak menyelesaikan program secara penuh tidak akan menerima sertifikat kompetensi dan dapat diwajibkan mengembalikan sebagian tunjangan sesuai ketentuan.
Program ini menyasar fresh graduate yang kesulitan mendapat pengalaman kerja di industri. Dengan sertifikasi kompetensi dari Kemnaker, peserta diharapkan memiliki daya saing lebih tinggi saat memasuki pasar kerja formal.
Tentang Penulis