Sumbar, 4 Februari 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat persiapan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2026 melalui Zoom Meeting, Rabu (4/2/2026) pukul 10.00 WIB. Dalam rapat tersebut, Sekretaris KPU Provinsi Sumatera Barat, Irzal Zamzami, menegaskan bahwa Latsar merupakan proses pembentukan sekaligus penilaian yang harus diikuti dengan disiplin dan sungguh-sungguh oleh seluruh CPNS.
“Pelatihan Dasar harus diikuti secara disiplin dan serius. CPNS tidak boleh menganggap Latsar sebagai formalitas, karena seluruh tahapan merupakan bagian dari proses pembentukan dan penilaian. Setiap peserta wajib mengikuti pembelajaran secara cermat dan memahami materi yang diberikan agar memenuhi kualifikasi sebagai Pegawai Negeri Sipil. Inilah tujuan utama diselenggarakannya Latsar,” kata Irzal Zamzami.
Rapat persiapan dihadiri oleh pimpinan KPU Provinsi Sumatera Barat dan wakil KPU kabupaten/kota se-Sumatera Barat, termasuk Kepala Bagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Jumiati, Kepala Subbagian Sumber Daya Manusia Melisa Mivadila, serta sekitar 57 calon CPNS dari seluruh lingkungan KPU Provinsi dan kabupaten/kota Sumatera Barat.
Pelatihan Dasar CPNS 2026 akan dilaksanakan oleh BPSDM Bukittinggi di Baso, dengan jadwal pelaksanaan Februari–Juli 2026. Metode pembelajaran meliputi pembelajaran mandiri berbasis MOOC, pembelajaran jarak jauh, aktualisasi/habituasi di unit kerja, dan pembelajaran klasikal. Program ini berlandaskan Undang‑Undang No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Saat ini, sebagian besar CPNS yang mengikuti Latsar sedang memasuki pelatihan klasikal Angkatan XVII (Klasikal) Tahun Ajaran 2026, yang berlangsung dari 22 hingga 27 Juni 2026. Salah satu peserta, Anggri Yulio Pernanda dari KPU Provinsi Sumatera Barat, mengikuti pembukaan hari Senin yang berfokus pada dinamika kelompok dan persiapan mental sebelum memasuki materi inti pelatihan.
Irzal Zamzami menambahkan bahwa Latsar tidak hanya berupa proses administrasi, tetapi juga tahapan evaluasi yang menentukan kelayakan seseorang untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil. Oleh karena ia berpeserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan seruh, memahami materi, dan menjunjung tinggi nilai integritas serta profesionalisme.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen dari semua pihak, KPU Sumatera Barat berharap dapat menghasilkan aparatur sipil yang profesional, berintegritas, dan melayani publik sesuai dengan visi reforma birokrasi yang diterapkan oleh pemerintah.
Topik Terkait
Tentang Penulis