Sabtu, 25 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

UNESCO Akan Serahkan Sertifikat Tsunami Ready untuk Mentawai dan Pesisir Selatan

Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan dijadwalkan menerima sertifikat Tsunami Ready Community dari UNESCO pada 30 September 2026, mempertegas Sumbar sebagai provinsi paling siaga tsunami di Indonesia.

Oleh Gatot Permadi
Diterbitkan
UNESCO Akan Serahkan Sertifikat Tsunami Ready untuk Mentawai dan Pesisir Selatan
Foto: Humas Pemprov Sumbar (Padek)

Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pesisir Selatan dijadwalkan menerima sertifikat Tsunami Ready Community dari UNESCO pada 30 September 2026, mempertegas posisi Sumatera Barat sebagai provinsi dengan pengakuan kesiapsiagaan tsunami terbanyak di Indonesia.

Penghargaan tersebut disampaikan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang, Suaidi Ahadi, saat beraudiensi dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (24/7/2026). Suaidi menyebut penyerahan sertifikat UNESCO sebagai salah satu agenda penting BMKG di Sumbar pada akhir September mendatang.

Menurut Suaidi, Sumbar saat ini menjadi provinsi dengan jumlah pengakuan Tsunami Ready Community terbanyak di Indonesia. Pengakuan itu telah diberikan ke sejumlah wilayah yang memenuhi indikator kesiapsiagaan menghadapi potensi tsunami, yakni Kelurahan Purus di Kota Padang, Nagari Tapakis di Padangpariaman, Kampai Parak di Pesisir Selatan, serta dua kawasan di Kepulauan Mentawai.

Penyerahan sertifikat kepada Mentawai dan Pesisir Selatan dijadwalkan berlangsung 30 September 2026. Acara akan dihadiri Kepala BMKG RI, yang juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam Indonesia Conference on Disaster Management (ICDM) di Padang.

Dalam audiensi yang sama, Suaidi berpamitan setelah mendapat penugasan baru sebagai Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung. Kesiapsiagaan bencana menjadi isu krusial bagi Sumbar yang berada di jalur ancaman megathrust, sehingga penguatan edukasi dan sistem peringatan dini terus digenjot.

Pengakuan internasional dari UNESCO memperkuat komitmen berbagai pihak di Sumbar untuk membangun masyarakat pesisir yang tangguh menghadapi ancaman gempa dan tsunami.

Tentang Penulis