Rabu, 22 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

128 Calon Pemagang Sumbar Jalani Seleksi Program Magang ke Jepang 2026

Disnakertrans Sumbar bersama Kemnaker RI dan IM Japan menggelar seleksi program pemagangan ke Jepang 2026. Dari 155 pendaftar, 128 peserta mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung 20-24 Juli di Padang.

Oleh Dipsi
Diterbitkan
128 Calon Pemagang Sumbar Jalani Seleksi Program Magang ke Jepang 2026
Foto: ANTARA/HO-PemprovSumbar

Sebanyak 128 calon peserta mengikuti seleksi Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat. Seleksi berlangsung di Aula Disnakertrans Sumbar, Padang, sejak Senin (20/7) dan akan berlangsung hingga Jumat (24/7).

Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sumbar, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, dan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan). Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Adib Alfikri membuka secara resmi tahapan seleksi tersebut.

Kepala Disnakertrans Sumbar Firdaus Firman menjelaskan, dari 155 pendaftar, sebanyak 128 orang hadir pada hari pertama seleksi. Mereka akan melewati serangkaian tahapan meliputi pemeriksaan administrasi, tes matematika dasar, pemeriksaan kesamaptaan, tes ketahanan fisik, hingga wawancara.

"Seluruh rangkaian seleksi dirancang untuk menjaring peserta yang memenuhi persyaratan fisik, mental, dan kemampuan dasar sebelum mengikuti program pemagangan di Jepang," kata Firdaus.

Menurut Adib Alfikri, program pemagangan ke Jepang menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda. Peserta yang lolos seleksi akan bekerja dengan standar industri Jepang dan memperoleh sertifikat kompetensi dari IM Japan serta Pemerintah Jepang.

"Ketika kembali ke Sumatera Barat, kami berharap mereka bukan lagi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja di daerahnya masing-masing," ujar Adib.

Selain bekal kompetensi teknis dan soft skills, peserta juga diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman tersebut untuk membuka usaha atau lapangan kerja setelah kembali ke Ranah Minangkabau. Program ini menargetkan lahirnya tenaga kerja profesional asal Sumbar yang memiliki daya saing internasional.

Seleksi turut dihadiri perwakilan IM Japan, perwakilan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker RI, Kabid Pelatihan dan Penempatan Disnakertrans Sumbar Rina Adyanti, alumni IM Japan, serta kepala dinas tenaga kerja kabupaten/kota se-Sumbar.

Tentang Penulis