Universitas Andalas kembali menegaskan peran sosial kampus lewat kegiatan khitan massal gratis di Rumah Sakit Pendidikan UNAND, Rabu (24/6/2026). Kegiatan bertema “Khitan Ceria untuk Generasi Hebat” itu diikuti 70 anak dan menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 serta Lustrum ke-14 UNAND.
Yang membuat program ini menonjol, sekitar 50 persen peserta berasal dari keluarga penyintas bencana banjir di Kota Padang. Sisanya merupakan peserta reguler dari berbagai wilayah di kota yang mendaftar untuk mengikuti layanan tersebut.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan kolaborasi UNAND dengan LAZ Alumni Fakultas Kedokteran UNAND. Selain tindakan medis, peserta juga menerima perlengkapan perawatan, seperangkat alat salat, alat tulis, dan perlengkapan sekolah sebagai dukungan pasca-khitan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Universitas Andalas tidak hanya hadir dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga terus bersama masyarakat, termasuk para penyintas bencana alam. Kehadiran UNAND harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” demikian disampaikan Wakil Rektor II UNAND Dr. Hefrizal Handra, dikutip dari laman resmi kampus.
Advertisement
Direktur Rumah Sakit Pendidikan UNAND Muhammad Riendra menekankan rumah sakit pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Sementara LAZ FK UNAND menyebut kolaborasi seperti ini akan terus didorong agar manfaat kampus bisa semakin terasa di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UNAND ingin memperlihatkan bahwa peringatan hari jadi institusi tidak berhenti pada seremonial internal. Kampus memilih menghadirkan aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga, khususnya kelompok yang sedang dalam masa pemulihan pascabencana.
Sumber: Universitas Andalas.
Topik Terkait
Tentang Penulis