Rabu, 08 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Banjir Bandang Kembali Terjang Agam, 80 Warga Mengungsi di Sungai Batang

Banjir bandang menerjang Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Senin malam (6/7/2026). Sebanyak 80 warga mengungsi, empat rumah terendam, dan akses jalan sempat terputus. BPBD Agam berkoordinasi dengan BWS V untuk normalisasi Sungai Batang Kumayo.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
Foto: Banjir bandang di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin (6/7/2026)
Foto: ANTARA

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Agam sejak Senin siang (6/7/2026) memicu banjir bandang di dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya. Sebanyak 80 warga terpaksa mengungsi setelah air meluap masuk ke permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Agam, Rahmat Lasmono, menyampaikan banjir bandang melanda Jorong Labuah dan Jorong Kubu sekitar pukul 18.30 WIB. Dua unit rumah di masing-masing jorong terendam air setinggi 50 sentimeter.

"Tidak ada korban jiwa akibat banjir bandang. Saat kejadian listrik di lokasi sempat padam dan jaringan telepon seluler juga terputus," ujar Rahmat di Lubuk Basung, Selasa (7/7/2026).

Dari total 80 warga yang mengungsi, 50 jiwa berasal dari Jorong Labuah dan 30 jiwa lainnya dari Jorong Kubu. Seluruh pengungsi mengevakuasi diri ke rumah kerabat dan warga sekitar.

Advertisement

Akses jalan di kedua jorong juga sempat terputus. Ruas jalan sepanjang sekitar delapan meter tergenang air dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter, membuat kendaraan sulit melintas.

Rahmat menjelaskan banjir bandang ini dipicu curah hujan tinggi serta pendangkalan Sungai Batang Kumayo. Pendangkalan terjadi akibat banjir bandang yang berulang di wilayah tersebut sejak November 2025, sehingga kapasitas sungai menurun dan air meluap ke kawasan permukiman.

Hingga Selasa pagi, air dilaporkan sudah mulai surut dan seluruh warga telah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, warga setempat berharap pemerintah segera melakukan pengerukan sungai untuk mencegah banjir susulan.

BPBD Agam kini berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V untuk melakukan normalisasi aliran Sungai Batang Kumayo. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko banjir bandang serupa di masa mendatang, terutama menjelang puncak musim hujan.

Tentang Penulis