Rabu, 08 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Kernet Tewas Tergilas Truk Bermuatan Besi yang Gagal Menanjak di Padang Pariaman

Kernet truk bernama Ardan (36) tewas tergilas truk bermuatan besi yang gagal menanjak di Jalan Barangan, Kuranji, Padang Pariaman. Korban sedang berusaha mengganjal ban saat truk tiba-tiba mundur.

Oleh Claudia Lestari
Diterbitkan
Ilustrasi: Petugas SAR gabungan mengevakuasi kernet truk yang terjepit di bawah truk pengangkut besi di Padang Pariaman

Seorang kernet truk tewas setelah terlindas kendaraannya sendiri yang gagal menanjak di Jalan Barangan, Kecamatan Kuranji, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (7/7/2026) pagi. Korban diketahui bernama Ardan (36), warga Ngalau, Kota Payakumbuh.

Insiden nahas itu bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat truk bermuatan besi tebal yang dikemudikan Delfius Antoni (43) kehilangan tenaga di tengah tanjakan kawasan Barangan. Ardan yang bertugas sebagai kernet lantas turun dari kendaraan untuk mengganjal ban agar truk tidak meluncur mundur.

Namun, usahanya justru berakhir fatal. Truk tiba-tiba bergerak mundur dan korban yang berada di belakang kendaraan tidak sempat menyelamatkan diri. Tubuhnya tergilas dan terjepit di bawah kolong truk.

"Saat truk kehilangan tenaga, korban yang merupakan kernet langsung turun dengan niat mengganjal ban agar truk tidak mundur," ujar Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, Selasa (7/7/2026).

Advertisement

Tim SAR gabungan yang menerima laporan pada pukul 08.05 WIB langsung bergerak ke lokasi. Sebanyak tujuh personel Unit Siaga SAR Agam tiba di tempat kejadian sekitar pukul 08.50 WIB dan berkoordinasi dengan TNI, Polri, serta warga setempat. Proses evakuasi berlangsung cepat dan korban berhasil dikeluarkan pada pukul 08.58 WIB, hanya delapan menit setelah tim tiba.

Namun, korban sudah dipastikan meninggal dunia di lokasi akibat luka parah yang dideritanya. Jenazah Ardan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sadikin, Kota Pariaman.

"Pada pukul 08.58 WIB, Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi korban. Namun, korban dipastikan meninggal dunia di lokasi akibat luka parah," kata Abdul Malik.

Operasi SAR resmi ditutup setelah lokasi kejadian dipastikan aman. Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur-jalur menanjak di Sumatera Barat, yang kerap dipicu oleh kondisi kendaraan dan beban muatan berlebih.

Tentang Penulis