Seorang pria lanjut usia bernama Martinus Delli alias Koko (89) ditemukan meninggal dunia di lantai dua rumahnya di Jalan A. Yani, Kampuang Cino, Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Sabtu (4/7/2026). Jasad korban terpaksa dievakuasi melalui jendela oleh tim pemadam kebakaran karena akses di lantai satu terlalu sempit.
Kapolsek Bukittinggi, Kompol Mazwanda, mengungkapkan bahwa penemuan jenazah pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 07.30 WIB. Warga mencium bau tidak sedap dan melihat tetesan darah dari lantai dua rumah korban.
"Dari hasil evakuasi, korban ini kakinya tersangkut ke dalam salah satu lubang karena rumahnya di lantai dua, jadi tidak bisa mengangkat badannya," kata Mazwanda, dikutip dari ANTARA, Minggu (5/7).
Menurut pengakuan anak korban, Martinus sudah mengalami kondisi pikun karena usia lanjut serta menderita berbagai penyakit. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menolak dilakukannya autopsi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi, Joni Feri, menjelaskan bahwa tim rescue harus memanjat rumah korban menggunakan tangga dari mobil operasional untuk mencapai lantai dua. Evakuasi dilakukan melalui jendela karena kondisi lantai satu yang sempit dan tidak memungkinkan untuk proses pemindahan jenazah.
"Tim bergerak dan segera melakukan tindakan dengan memanjat rumah korban melalui tangga mobil operasional, Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar," ujar Joni Feri.
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari kepolisian, DPKP Bukittinggi, dan instansi terkait. Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Topik Terkait
Tentang Penulis