Ledakan hebat mengguncang Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun—Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). Insiden itu menewaskan satu prajurit TNI dan melukai tujuh personel lainnya.
Korban luka telah dievakuasi ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis. Pantauan awak media di rumah sakit menunjukkan sejumlah personel TNI berada di lokasi, namun awak media belum diperkenankan mendekat ke area Instalasi Gawat Darurat (IGD) sehingga proses penanganan tidak dapat dipantau langsung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan diduga berasal dari gudang amunisi TNI tersebut. Hingga berita ini diturunkan, TNI Angkatan Darat belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah pasti korban, kondisi para korban, maupun penyebab terjadinya ledakan.
Peristiwa di Madiun menjadi salah satu insiden gudang amunisi TNI yang mencuat ke publik dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, ledakan gudang amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat, pada Mei 2025 menewaskan 13 orang, termasuk Kepala Gudang Pusat 3 TNI AD.
Insiden Madiun kini menjadi sorotan terkait prosedur keamanan penyimpanan dan penanganan munisi di instalasi militer. Masyarakat sekitar diminta menjauhi area gudang hingga proses evakuasi dan pengamanan selesai dilakukan.
Tentang Penulis