Longsor Tutup Jalan Lintas Sumbar-Riau di Kelok 17 Limapuluh Kota, Akses Kembali Normal Sore Tadi

Jalur lintas Sumbar-Riau di Kelok 17, Limapuluh Kota, sempat tertutup material longsor selama 6 jam pada Jumat (6/11). Setelah pembersihan oleh tim gabungan, akses dibuka kembali pukul 12.00 WIB.

Penulis Aksara Kirana
Editor Nayla
Material longsor menutup badan jalan Kelok 17 Limapuluh Kota, 6 November 2026
Material longsor menutup jalan lintas Sumbar-Riau di Kelok 17 Limapuluh Kota (Sumbarkita)

PADANG — Longsor yang terjadi di kawasan Kelok 17, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Kuto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, menyebabkan jalan lintas Sumatera Barat-Riau terganggu total selama kurang lebih enam jam pada Jumat (6/11/2026).

Material tanah dan batu longsor menutupi separuh badan jalan sejak sekitar pukul 08.00 WIB, sehingga arus kendaraan dari arah Sumbar menuju Riau dan sebaliknya terhenti. Kendaraan terpantau mengular hingga kurang lebih dua kilometer di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Ririanto Eko Putra, membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini masih sulit dilewati oleh kendaraan dari Sumbar menuju Riau maupun sebaliknya," ujar Ririanto, menjelaskan kondisi saat longsor pertama terjadi. Ia menambahkan, tim gabungan dari TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, dan Polri dikerahkan untuk melakukan pembersihan material.

Melalui keterangan Kapolsek Pangkalan, Polres 50 Kota, jalur tersebut dinyatakan kembali dapat dilalui kendaraan dari dua arah sekitar pukul 12.00 WIB. "Alhamdulillah, jalan yang longsor di Koto Alam, tepatnya di Kelok 17, sudah bisa dilalui kendaraan dari dua arah. Meski begitu, kami tetap mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati dan mengikuti arahan petugas," ujar Zarwiko Irzal.

Polisi juga mengimbau pengendara untuk tidak memaksakan diri melintas saat hujan deras, mengingat sejumlah titik di sepanjang jalur Sumbar-Riau memiliki risiko longsor. "Silakan berhenti dan beristirahat jika merasa ragu untuk berkendara saat hujan deras. Jangan memaksakan diri, karena terdapat sejumlah titik rawan longsor di jalur Sumbar-Riau yang dapat membahayakan keselamatan," tambah Zarwiko.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat longsor tersebut. Proses pembersihan sepenuhnya telah selesai dan jalur dinyatakan normal. (bpbd limo kota / klikpositif / sumbarkita)

Tentang Penulis

A

Aksara Kirana

Penulis di Pameo News

Disunting oleh Nayla

Lihat Semua Artikel