Sabtu, 11 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Menyeberang Jalan Bersama Dua Anak, PNS Tewas Ditabrak Pelajar Bonceng Tiga di Payakumbuh

Seorang PNS perempuan meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai tiga pelajar berboncengan di Jalan Soekarno Hatta, Payakumbuh, Jumat (10/7/2026).

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berusia 52 tahun meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor yang dikendarai tiga pelajar di Jalan Soekarno Hatta, Kota Payakumbuh, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban, Lizawati, warga Jorong Dalam Koto, Kelurahan Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, sedang menyeberang jalan bersama dua anaknya dari sisi kanan ke sisi kiri jalan. Saat bersamaan, sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi BA 4378 MS melaju di lajur kiri dari arah Pasar Payakumbuh menuju Koto Nan Ampek.

"Saat motor yang dikendarai tiga pelajar tersebut sedang melaju, korban Lizawati bersama dua anaknya terlihat menyeberang jalan dari pinggir lajur sebelah kanan menuju ke lajur sebelah kiri, posisi Lizawati saat menyeberang tepat di tengah dua anaknya, satu di depan dan satu di belakang korban, alhasil yang ditabrak ibunya saja," ungkap Iptu Andi Feri Purna, Kasat Lantas Polres Payakumbuh.

Pengendara dan dua penumpangnya diketahui masih berstatus santri di sebuah pondok pesantren setempat. Muhammad Farel (13) berada di posisi pengemudi, sementara Rizky Mazher (14) dan Abdurrahman (14) menjadi penumpang. Ketiganya terjatuh akibat benturan, namun berdasarkan data awal tidak mengalami luka berat maupun luka ringan.

Lizawati mengalami cedera parah di bagian kepala dan dievakuasi ke RSUD Adnan WD Kota Payakumbuh. Setelah menjalani penanganan medis, ia dinyatakan meninggal dunia.

Advertisement

Kasat Lantas menyebut laporan kecelakaan diterima sekitar pukul 13.00 WIB. Personel Satlantas Polres Payakumbuh langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami telah menerima laporan kecelakaan ini dan langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan olah TKP awal," kata Andi.

Satlantas Polres Payakumbuh masih memproses kasus ini dan mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. "Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan," tutur Aiptu Hardiman, Kanit Gakkum Polres Payakumbuh.

Kasus ini kembali menyoroti risiko pengendara di bawah umur yang mengendarai sepeda motor secara berboncengan, serta pentingnya kehati-hatian pejalan kaki saat menyeberang jalan arteri yang padat.

Tentang Penulis