Jumat, 03 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Padang Panjang Siapkan 5,8 Hektare Lahan untuk Program Kedelai Nasional

Pemko Padang Panjang menyiapkan sekitar 5,8 hektare lahan untuk mendukung program penanaman kedelai nasional yang direncanakan serentak pada Juli 2026.

Oleh Gatot Permadi
Diterbitkan
Padang Panjang Siapkan 5,8 Hektare Lahan untuk Program Kedelai Nasional

Pemerintah Kota Padang Panjang menyiapkan sekitar 5,8 hektare lahan untuk mendukung program penanaman kedelai nasional yang direncanakan berjalan serentak pada Juli 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, terutama pada komoditas kedelai yang menjadi bahan utama tahu dan tempe.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra saat menerima kunjungan Asisten Teritorial Kodaeral II Kolonel Marinir Wartono di Balai Kota Padang Panjang. Pertemuan itu membahas kesiapan daerah, kebutuhan teknis tanam, serta dukungan lintas lembaga.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Padang Panjang Varia Warvis menyebut sudah ada lahan sekitar 5,8 hektare yang berminat untuk program tersebut. Pemko menilai program kedelai ini masih relatif baru bagi Padang Panjang, sehingga persiapan teknis dan pendampingan petani perlu dimatangkan.

“Sudah ada lahan sekitar 5,8 hektare yang berminat untuk penanaman. Kami tentu mendukung kegiatan ini agar bisa dimatangkan dengan baik, termasuk mengetahui jadwal pasti pelaksanaannya,” kata Varia, dikutip dari laman Kominfo Padang Panjang.

Advertisement

Kolonel Marinir Wartono menjelaskan dukungan yang disiapkan meliputi bibit, pupuk, dan penyuluh lapangan. Ia juga menekankan pentingnya penanganan bibit kedelai karena komoditas tersebut sensitif dan dapat rusak bila tidak segera ditanam atau disimpan dengan benar.

Selain kesiapan tanam, Pemko Padang Panjang juga menyoroti kepastian pasar agar petani tidak mengalami kerugian setelah panen. Dalam rencana kerja sama, TNI AL disebut akan menggandeng Bulog untuk membantu pemasaran hasil panen kedelai.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi gerakan tanam sesaat, tetapi juga membuka peluang budidaya baru bagi petani lokal. Dengan pendampingan yang tepat, Padang Panjang ingin ikut memperkuat pasokan pangan daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Sumber: Kominfo Padang Panjang.

Tentang Penulis