Rabu, 22 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Pasar Murah Padang di Tiga Kecamatan: Minyak Goreng Rp15.000 dan Gula Rp18.000 per Kg

Pemko Padang menggelar Pasar Murah bergilir di tiga kecamatan pada 21-23 Juli 2026. Minyak goreng dijual Rp15.000 per liter dan gula pasir Rp18.000 per kg, di bawah harga pasar.

Oleh Gatot Permadi
Diterbitkan
Pasar Murah Padang di Tiga Kecamatan: Minyak Goreng Rp15.000 dan Gula Rp18.000 per Kg
Foto: Diskominfo Kota Padang

Pemerintah Kota Padang menggelar Pasar Murah di tiga kecamatan pada 21-23 Juli 2026 sebagai upaya menekan harga kebutuhan pokok menjelang akhir bulan. Program ini menyediakan minyak goreng Rp15.000 per liter dan gula pasir Rp18.000 per kilogram, lebih murah dari harga eceran tertinggi maupun harga pasar.

Pelaksanaan berlangsung secara bergilir. Kecamatan Padang Barat menjadi lokasi pertama pada 21 Juli 2026, dilanjutkan Kecamatan Padang Timur di halaman Masjid Raya Ganting pada 22 Juli 2026, dan Kecamatan Pauh pada 23 Juli 2026.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menyatakan Pasar Murah digelar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga di bawah pasar. “Pasar Murah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat terkait bahan pokok dan barang penting. Kami menyediakan berbagai kebutuhan, seperti minyak, bawang, beras, cabai, gula, serta kebutuhan mendasar lainnya bagi masyarakat,” ujar Fizlan.

Sejumlah komoditas dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. Minyak goreng dipasarkan Rp15.000 per liter, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700. Sementara gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram, di bawah harga pasar yang berkisar Rp19.500.

Dinas Perdagangan juga bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan dan distributor untuk menyediakan kupon belanja. Kupon tersebut dapat digunakan masyarakat sehingga harga kebutuhan pokok menjadi lebih murah lagi.

Fizlan menilai tingginya antusiasme warga menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau. “Animo masyarakat sangat tinggi karena mereka menginginkan harga yang lebih murah dari harga pasar. Ini tentu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama satu bulan ke depan, ditambah lagi adanya kupon dari stakeholder dan distributor sehingga harganya bisa lebih murah lagi,” katanya.

Pasar Murah menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah menjaga stabilitas harga melalui operasi pasar dan penyediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. “Kami memaksimalkan upaya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan barang penting melalui kegiatan operasi pasar maupun Pasar Murah. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu, dalam memenuhi kebutuhan mendasar rumah tangga,” ujar Fizlan.

Pemko Padang berencana menjadikan Pasar Murah sebagai program rutin bulanan yang digelar secara bergilir di seluruh kecamatan. “Kegiatan Pasar Murah ini insyaallah akan rutin dilaksanakan setiap bulan dan digilir di seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang,” tambah Fizlan.

Salah seorang pengunjung, Zaimaniar, mengaku terbantu dengan harga kebutuhan pokok yang lebih murah dibandingkan pasar, ditambah potongan harga melalui kupon. Menurutnya, program tersebut meringankan pengeluaran rumah tangga dan diharapkan dapat lebih sering dilaksanakan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tentang Penulis