Tim Pengabdian dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA) menggelar pelatihan listening TOEIC bagi siswa SMKS DEK Business School Padang. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 11 Februari 2025, sebagai kelanjutan dari program pengabdian tahun sebelumnya.
Pelatihan ini diketuai oleh Edwar Kemal, dengan anggota Herfyna Asty dan Suharni, serta melibatkan dua orang mahasiswa. Mereka bertolak ke SMKS DEK Business School untuk membekali para siswa dengan strategi menghadapi tes listening TOEIC, mengingat pentingnya sertifikat ini dalam dunia kerja.
Kendala Listening TOEIC yang Dihadapi Siswa
Berdasarkan pengamatan selama pelatihan, Edwar Kemal mengungkapkan sejumlah kesulitan yang dialami siswa saat mengerjakan bagian listening TOEIC. Beberapa di antaranya adalah aksen dan pelafalan yang asing, kecepatan berbicara penutur asli, keterbatasan kosakata, informasi pengganggu dalam rekaman, retensi memori yang pendek, pemahaman konteks, dan manajemen waktu.
“Kesulitan seperti aksen dan pelafalan, kecepatan berbicara, serta keterbatasan kosakata menjadi tantangan utama. Selain itu, kemampuan mengingat informasi dan memahami konteks juga perlu diasah agar siswa mampu menjawab dengan tepat dalam batas waktu yang ditentukan,” jelas Edwar Kemal.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa, khususnya dalam menghadapi TOEIC, sehingga lulusan SMK lebih siap bersaing di pasar tenaga kerja global.