Jumat, 05 Juni 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement
Pendidikan

Strategi Jitu Menembus Jurnal Terindeks SINTA dan Scopus: Dari Novelty hingga IMRaD

Padang, 4 Februari 2026PameoNews.com - Menentukan topik penelitian yang aktual dan relevan merupakan tahap fundamental dalam penulisan artikel jurnal terindeks SINTA dan Scopus karena topik menentukan signifikansi akadem...

Oleh Redaksi
Diterbitkan 09 Februari 2026
Strategi Jitu Menembus Jurnal Terindeks SINTA dan Scopus: Dari Novelty hingga IMRaD
Suasana daring pelatihan penulisan artikel ilmiah terindeks SINTA dan Scopus dalam webinar yang diselenggarakan oleh CV Samudra Ilmu Indonesia

Padang, 4 Februari 2026

PameoNews.com - Menentukan topik penelitian yang aktual dan relevan merupakan tahap fundamental dalam penulisan artikel jurnal terindeks SINTA dan Scopus karena topik menentukan signifikansi akademik dan kontribusi keilmuan, sehingga peneliti perlu merujuk pada persoalan nyata, perkembangan teori mutakhir, atau fenomena ilmiah terkini serta melakukan tinjauan literatur lima tahun terakhir untuk mengidentifikasi celah penelitian (research gap) dan menjamin adanya kebaruan (novelty); dalam kajian seperti linguistik terapan atau onomastika komersial, pendekatan global seperti semiotika sosial atau analisis wacana kritis dapat diadaptasi pada konteks lokal yang belum banyak dieksplorasi.

Advertisement

Sejak awal, pemilihan target jurnal harus dilakukan secara strategis karena setiap jurnal memiliki scope dan gaya selingkung yang berbeda, sementara keaslian data, transparansi metodologi, dan bebas plagiarisme merupakan prasyarat etis yang wajib dipenuhi. Secara struktural, artikel umumnya mengikuti kerangka IMRaD yang mencakup Introduction untuk memaparkan latar belakang dan kesenjangan penelitian, Methods untuk menjelaskan desain dan prosedur, Results untuk menyajikan temuan, dan Discussion untuk menafsirkan makna serta kontribusinya, yang dilengkapi dengan Conclusion dan declaration of interest.

Untuk jurnal Scopus, penulis juga harus menggunakan bahasa Inggris akademik yang presisi, menonjolkan kontribusi global, merujuk pada literatur internasional bereputasi, menjaga tingkat kesamaan teks tetap rendah, serta memilih jurnal yang sesuai dengan topik dan peringkat quartile agar peluang penerimaan artikel semakin optimal. (Edwar)

Topik Terkait