Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat kerja sama internasional dengan lima perguruan tinggi di Australia melalui Annual Meeting of Indonesia–Australia Teacher Education Cooperation (IATEC) 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Malang pada 14–17 Juli 2026.
Kelima perguruan tinggi Australia tersebut adalah Deakin University, Newcastle University, Adelaide University, Central Queensland University, dan Western Sydney University. Kerja sama diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dosen maupun mahasiswa, melalui pengembangan riset, publikasi ilmiah, dan program akademik bersama.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNP, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., menyatakan bahwa kolaborasi riset dan publikasi pada bidang pendidikan guru dan pendidikan inklusif menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
"Riset dengan tema pembelajaran dan pendidikan inklusif dalam konteks pendidikan guru sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Guru yang berkualitas adalah kunci penentu pendidikan yang berkualitas," ujar Refnaldi.
Delegasi UNP dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh Prof. Refnaldi, didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNP Prof. Dr. Anton Komaini, M.Si., Direktur Sekolah Pascasarjana UNP Prof. Dra. Yenni Rozimela, M.Ed., Ph.D., serta Penanggung Jawab IATEC UNP Dr. Nofrion, M.Pd.
IATEC merupakan forum tahunan kerja sama pendidikan guru antara Indonesia dan Australia. Bagi UNP, keterlibatan aktif dalam jaringan ini strategis untuk mendorong internasionalisasi kampus sekaligus mempererat jejaring penelitian bidang kependidikan dengan perguruan tinggi mitra di Australia.
Topik Terkait
Tentang Penulis