UPGRISBA Lepas 87 Mahasiswa Pendidikan Biologi Ikuti KLT

Sebanyak 87 mahasiswa Pendidikan Biologi UPGRISBA mengikuti Kuliah Lapangan Terpadu di Lubuk Minturun, Kota Padang.

Penulis Didik Saputra
Editor Nayla
Foto grup mahasiswa dan dosen Pendidikan Biologi UPGRISBA dalam kegiatan Kuliah Lapangan Terpadu 2026
Mahasiswa dan dosen Pendidikan Biologi UPGRISBA berfoto bersama sebelum Kuliah Lapangan Terpadu 2026. Sumber: dokumentasi kegiatan dari Anggri.

PADANG — Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA) melepas 87 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, untuk mengikuti Kuliah Lapangan Terpadu (KLT) Semester Ganjil 2026/2027 di Rindu Alam Camping Ground, Lubuk Minturun, Kota Padang, Kamis (29/10/2026).

Peserta KLT merupakan mahasiswa angkatan 2024, 2025, dan 2026. Kegiatan ini dirancang untuk mengintegrasikan lima mata kuliah, yaitu Ekologi, Taksonomi Tumbuhan Tinggi, Taksonomi Vertebrata, Anatomi dan Morfologi Tumbuhan, serta Biologi Umum.

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi UPGRISBA, Diana Susanti, M.Pd., Ph.D., menjelaskan bahwa mahasiswa akan belajar melalui pengamatan langsung dengan bimbingan dosen dan asisten praktikum.

Menurutnya, kegiatan lapangan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenali keanekaragaman hayati, mengumpulkan data, serta mempelajari hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UPGRISBA, Radhya Yusri, M.Pd., Ph.D., menekankan pentingnya ketelitian, kejujuran dalam mencatat data, dan kemampuan berpikir kritis. Pengalaman lapangan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa sekaligus menjadi bekal sebagai calon pendidik biologi.

Wakil Rektor III UPGRISBA, Dr. Agusrino, M.T., memberikan arahan sekaligus melepas para peserta. Ia berpesan agar mahasiswa menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, dan nama baik universitas selama mengikuti kegiatan.

Peserta juga diharapkan mengikuti arahan pembimbing, saling membantu, serta menghormati masyarakat setempat. Kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lokasi menjadi bagian dari proses pembelajaran dalam kegiatan tersebut.

Tentang Penulis

D

Didik Saputra

Penulis di Pameo News

Disunting oleh Nayla

Lihat Semua Artikel