Senin, 13 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Warga Padang Pariaman Bangun Shelter Mandiri Antisipasi Banjir Bandang

Ronandi, warga Padang Pariaman, membangun shelter mandiri 3x2 meter setinggi tiga meter untuk mengantisipasi banjir bandang susulan.

Oleh Nayla
Diterbitkan
Warga Padang Pariaman Bangun Shelter Mandiri Antisipasi Banjir Bandang
Foto: ANTARA Foto/Fitra Yogi

Seorang warga di Padang Pariaman, Sumatera Barat, membangun shelter penyelamatan mandiri setinggi tiga meter untuk mengantisipasi banjir bandang yang pernah melanda daerah itu pada November 2025.

Ronandi (60), warga Korong Surantih Parak Pisang, Sungai Buluh Utara, Padang Pariaman, membangun shelter berukuran 3 x 2 meter di pekarangan rumahnya. Ia mulai membangunnya sebagai respons atas trauma banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut akhir tahun lalu.

Banjir bandang dan longsor pada November 2025 di Padang Pariaman menelan korban jiwa serta merusak puluhan jembatan dan ratusan rumah. Sejumlah warga hingga kini masih waswas tiap memasuki musim hujan.

Advertisement

Menurut Ronandi, shelter setinggi tiga meter itu dirancang sebagai titik aman jika air kembali naik secara tiba-tiba. "Saya takut kejadian November terulang, makanya saya siapkan tempat menyelamatkan diri," ujarnya.

Langkah warga membangun shelter mandiri mencerminkan rendahnya rasa aman terhadap sistem peringatan dini dan belum meratanya fasilitas pengungsian di tingkat nagari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman sebelumnya telah menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga Korong Surantih pascabencana tahun lalu.

Hingga berita ini ditulis, Pameonews masih mengonfirmasi keterangan lebih lanjut dari BPBD Padang Pariaman mengenai rencana penguatan mitigasi di korong tersebut.

Tentang Penulis