Senin, 13 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

Kebakaran Hanguskan Gedung Inspektorat dan Bapenda Padang, Kerugian Ditaksir Rp1,8 Miliar

Kebakaran melanda kompleks perkantoran Pemko Padang di Jalan Sawahan, Senin dini hari. Api menghanguskan Gedung Inspektorat, sebagian Bapenda, dan satu guest house; kerugian material ditaksir Rp1,8 miliar.

Oleh Dipsi Ay
Diterbitkan
Foto: Harian Singgalang
Foto: Harian Singgalang

Kebakaran melanda kompleks perkantoran Pemerintah Kota (Pemko) Padang di Jalan Sawahan Nomor 50, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Senin (13/7/2026) dini hari. Kobaran api menghanguskan Gedung Inspektorat Kota Padang, sebagian bangunan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, serta satu unit guest house di kawasan tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan kebakaran pada pukul 00.31 WIB. Satu menit kemudian armada diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.36 WIB setelah menempuh jarak sekitar 2,5 kilometer.

Menurut keterangan saksi, Dani Putra (36), api pertama kali terlihat sudah membesar dari salah satu ruangan di lantai dua Gedung Inspektorat Kota Padang. Menyadari kondisi tersebut, ia segera melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan sebanyak 12 unit armada dengan sekitar 90 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas menghadapi situasi cukup menantang karena lokasi berada di kawasan padat aktivitas dan tepi jalan raya sehingga dipadati warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Advertisement

"Petugas berupaya memutus rambatan api agar tidak meluas ke bangunan lain. Berkat penanganan cepat, kebakaran berhasil dilokalisasi sehingga aset di sekitar lokasi dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar dapat diselamatkan," ujar Rinaldi.

Akibat peristiwa itu, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi. Kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp1,8 miliar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, dan tidak ada warga yang harus mengungsi.

Selain Gedung Inspektorat dan Bapenda, guest house milik Tiara (55), seorang dosen, turut mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut. Rinaldi menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan tim terkait bersama aparat kepolisian.

Peristiwa ini menambah catatan panjang kebakaran di Kota Padang, yang sepanjang 2026 kerap dipicu kelalaian instalasi listrik. Damkar Kota Padang sebelumnya mencatat lebih dari 100 kasus kebakaran hanya dalam empat bulan pertama tahun ini.

Tentang Penulis