Sabtu, 04 Juli 2026 Edisi Hari Ini
Advertisement

TNI Sahkan Doktrin Perisai Trisula Nusantara untuk Hadapi Perang Modern

TNI mengesahkan doktrin Perisai Trisula Nusantara sebagai penyempurnaan Tridek untuk menghadapi perang modern yang kian berbasis teknologi, drone, siber, dan perang informasi.

Oleh Jemi Setiawan
Diterbitkan
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kodiklat TNI saat pengesahan doktrin Perisai Trisula Nusantara
Foto: Dok. Puspen TNI/Kompas.com

TNI resmi mengesahkan doktrin Perisai Trisula Nusantara sebagai penyempurnaan doktrin lama Tri Dharma Eka Karma atau Tridek. Doktrin ini disiapkan untuk menjawab perubahan karakter perang modern yang kini tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan konvensional.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan perubahan doktrin diperlukan karena perkembangan peperangan di berbagai negara menunjukkan pergeseran signifikan. Menurut dia, TNI harus menyesuaikan cara pandang, strategi, dan kesiapan operasi menghadapi ancaman masa kini.

“Sudah saatnya kita mengubah doktrin untuk menghadapi peperangan masa kini,” kata Agus, dikutip dari Kompas.com, Jumat (3/7/2026).

Pengesahan doktrin Perisai Trisula Nusantara dilakukan di Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (2/7/2026). Pengesahan itu dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Agus menyebut perang modern semakin dipengaruhi penggunaan teknologi dan operasi lintas domain. Ancaman tidak hanya datang dari serangan fisik, tetapi juga dari penggunaan rudal jarak jauh, drone kamikaze, drone swarm, peperangan elektronik, hingga perang informasi.

Dengan perubahan tersebut, TNI dinilai perlu memiliki doktrin yang lebih adaptif agar tiga matra dapat bergerak terpadu dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global.

Advertisement

Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menjelaskan, Perisai Trisula Nusantara bukan doktrin yang sepenuhnya menggantikan Tridek. Ia menyebut doktrin itu merupakan penyempurnaan yang disesuaikan dengan perkembangan ancaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

“Doktrin Trisula Nusantara merupakan penyempurnaan doktrin TNI yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis, hakikat ancaman, serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Muhammad Nas.

Tridek selama ini dikenal sebagai doktrin pertahanan negara TNI yang memuat strategi untuk mencegah, menangkal, dan mengatasi ancaman terhadap bangsa dan negara. Istilah Tri Dharma Eka Karma bermakna tiga pengabdian dalam satu karya, merujuk pada kesatuan tugas TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Konsep trisula dalam doktrin baru menekankan kerja sama tiga matra TNI sebagai kekuatan terpadu. Model ini diharapkan membuat respons pertahanan lebih cepat, terkoordinasi, dan relevan dengan pola ancaman yang makin multidimensi.

Pembaruan doktrin ini menjadi bagian dari agenda transformasi TNI di tengah meningkatnya peran teknologi dalam konflik global. Pemerintah dan TNI sebelumnya juga menekankan pentingnya modernisasi alat utama sistem persenjataan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertahanan.

Tentang Penulis