Para pencari kerja harap bersiap-siap karena seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) baik untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan kembali dibuka pada 2024.

Pembukaan ini langsung diumumkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan lowongan CASN yang dibuka mencapai 2,3 juta formasi.

"Formasi-formasi tersebut akan dialokasikan untuk guru dan dosen, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis sesuai dengan kebutuhan," kata Jokowi dikutip Minggu (21/1/2024).

Seleksi CASN 2024 dibuka untuk para lulusan baru atau fresh graduate dan tenaga honorer. Lulusan baru mendapatkan jatah di seleksi CPNS dengan formasi sebanyak 690 ribu orang. Sebanyak 207 formasi CPNS akan dibuka oleh instansi pusat dan 483 ribu untuk instansi daerah.

Sementara bagi tenaga honorer atau non-ASN pemerintah akan menyediakan 1,6 juta formasi PPPK. Sebagaimana diketahui, pemerintah menargetkan seluruh tenaga honorer dapat beralih status menjadi PPPK di tahun ini.

"Pemerintah juga akan menyelesaikan penataan tenaga non-ASN berdasarkan database BKN sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, dimana tahun ini dilakukan rekrutmen sebanyak 1 juta 600 ribu formasi yang belum diangkat sebagai PPPK," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan fokus pemerintah dalam seleksi CASN 2024 ini adalah untuk menghadapi disrupsi teknologi yang sangat pesat. Pemerintah, kata dia, membutuhkan para pembelajar muda yang terampil dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital, efisiensi birokrasi, dan mendorong peningkatan kinerja, serta akuntabilitas pemerintah.

"Saya mengundang saudara-saudara, talenta-talenta muda hebat Indonesia untuk memanfaatkan peluang rekrutmen calon ASN tahun 2024 dan menjadi bagian dari semangat reformasi birokrasi, serta pelayanan publik yang berdampak dan lebih baik," kata Jokowi.

Badan Kepegawaian Negara menyatakan seleksi CASN tahun ini akan dibuka dalam 3 gelombang mengingat jumlah peserta yang diperkirakan akan membludak. Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara Haryomo Dwi Putranto mengatakan seleksi periode pertama rencananya akan dilakukan pada pekan ke-3 Maret 2024. Seleksi gelombang pertama ini ditujukan untuk formasi CPNS dan sekolah kedinasan.

Haryomo juga menjelaskan gelombang kedua seleksi rencananya dibuka pada Juli 2024 yang ditujukan untuk formasi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara seleksi gelombang ketiga rencananya akan dibuka pada akhir Agustus yang ditujukan bagi formasi CPNS dan PPPK.

Berikut ini merupakan cara mendaftar CPNS 2024 dan syarat-syaratnya.

Cara Pendaftaran CPNS 2024

  • Masuk situs resmi SSCASN di sscasn.bkn.go.id atau klik link berikut.
  • Buat akun dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK)
  • Log in dengan memasukkan NIK sebagai username dan password yang telah didaftarkan
  • Lengkapi biodata
  • Pilih jenis seleksi formasi instansi dan jabatan sesuai pendidikan
  • Lengkapi data pendidikan
  • Unggah dokumen persyaratan.
  • Periksa kelengkapan semua hasil yang diunggah
  • Cetak kartu informasi dan kartu pendaftaran
  • Verifikator informasi akan melakukan verifikasi dokumen pelamar
  • Jika seleksi administrasi dinyatakan lulus, cetak kartu ujian di akun SSCASN
  • Panitia seleksi instansi akan mengumumkan informasi kelulusan pelamar
  • Pemberkasan dan Penetapan NIP
     

Syarat Dokumen Pendaftaran CPNS 2024

  • Kartu keluarga
  • Kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Ijazah
  • Transkrip Nilai
  • Pas foto
  • Swafoto/selfie
  • Dokumen lain sesuai dengan ketentuan jenis seleksi dan instansi yang akan dilamar.